MALANG, RADAR MALANG - Mulai dari Kota Malang, Kabupaten Malang, hingga Kota Batu sekarang sudah memasuki musim kemarau. Kondisi itu diprediksi akan berlangsung sampai November mendatang karena fenomena El Nino.
Menurut Linda Firotul, prakirawan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Karangploso, transisi menuju musim kemarau sudah terjadi di beberapa kawasan sejak Mei lalu.
"Kalau untuk Malang Raya hampir 75 persen sudah memasuki kemarau," katanya.
Sementara, lanjut Linda, sejauh ini memang masih ada kawasan yang belum menunjukkan indikasi musim kemarau. "Seperti kawasan-kawasan di sisi tenggara Kabupaten Malang, itu belum," bebernya.
Linda mengatakan, berdasar prediksi BMKG, durasi kemarau tahun ini akan lebih lama dan kering. Penyebabnya adalah El Nino yang diprediksi masih bertahan sampai awal 2027.
Adanya El Nino menperkuat karakteristik musim kemarau di berbagai wilayah Indonesia. "Kemungkinan sampai Oktober atau November," sambung Linda.
Karena potensi kemarau panjang, BMKG Stasiun Klimatologi Karangploso mengimbau masyarakat di Malang Raya melakukan antisipasi. Terutama untuk krisis air dan penurunan debit air yang seharusnya mendukung sektor pertanian.
Selain itu, ada potensi risiko kebakaran lahan dan hutan. Terutama di kawasan-kawasan lereng pegunungan.
Penulis : Nabila Amelia
Editor : A. Nugroho