MALANG, RADAR MALANG – Pemadaman listrik bergilir di wilayah Malang Raya masih berlangsung hingga hampir dua pekan terakhir. Durasi pemadaman bervariasi, mulai sekitar 30 menit hingga mencapai tiga jam, bergantung pada kondisi jaringan dan lokasi terdampak.
PLN menyatakan pemadaman dilakukan sebagai bagian dari manajemen beban akibat adanya gangguan jaringan dan kendala teknis operasional pada pembangkit. Hingga kini, perusahaan belum dapat memastikan kapan sistem kelistrikan akan kembali normal sepenuhnya.
Pemadaman Listrik Bergilir Terjadi di Sejumlah Wilayah
Pemadaman listrik terjadi pada waktu yang berbeda di setiap wilayah. Sebagian pelanggan mengalami listrik padam pada siang hari, sementara wilayah lainnya terdampak pada malam hari.
Salah satu pemadaman terpantau terjadi di Desa Talok, Kecamatan Turen, pada Kamis (18/6). Listrik padam sekitar pukul 12.00 WIB dan baru kembali menyala sekitar pukul 15.00 WIB atau setelah tiga jam.
Kondisi tersebut dikeluhkan warga karena mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama pelaku usaha yang bergantung pada pasokan listrik.
"Kebetulan saya punya usaha kue, jadi sulit kalau listrik tiba-tiba mati," ujar Afin, warga Desa Talok.
PLN Sebut Gangguan Jaringan dan Perbaikan Sistem
Manager PT PLN (Persero) UP3 Malang Agung Wibowo menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak pemadaman bergilir.
Menurutnya, saat ini sistem kelistrikan masih mengalami gangguan jaringan serta kendala teknis operasional pada pembangkit. Karena itu, PLN menerapkan manajemen beban secara terbatas di sejumlah lokasi di Malang Raya.
"Perbaikan itu perlu kami ambil untuk menjaga keandalan dan stabilitas sistem kelistrikan," ujarnya.
Belum Ada Kepastian Kapan Pemadaman Berakhir
Agung mengatakan, hingga saat ini PLN belum dapat memastikan kapan pemadaman listrik bergilir akan berakhir. Seluruh proses masih bergantung pada penyelesaian perbaikan jaringan dan pemulihan sistem kelistrikan.
PLN pun meminta masyarakat untuk bersabar selama proses pemulihan berlangsung.
Selain menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi, PLN memastikan upaya perbaikan terus dilakukan agar pasokan listrik di Malang Raya dapat kembali normal secepatnya.
Editor : Aditya Novrian