Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Terdampak Pemadaman Listrik Bergilir, Biaya Operasional Hotel di Malang Ikut Naik

Nabila Amelia • Selasa, 23 Juni 2026 | 18:03 WIB
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Malang Agoes Basoeki mengecek genset yang digunakan untuk antisipasi pemadaman bergilir. (Nabila Amelia/Radar Malang)
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Malang Agoes Basoeki mengecek genset yang digunakan untuk antisipasi pemadaman bergilir. (Nabila Amelia/Radar Malang)

MALANG KOTA, RADAR MALANG – Pemadaman listrik bergilir yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir berdampak langsung pada kenaikan biaya operasional sektor perhotelan di Kota Malang. Pelaku usaha harus menanggung tambahan biaya untuk menjaga layanan tetap berjalan, terutama melalui penggunaan genset.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Malang Agoes Basoeki menyebut penggunaan genset menjadi solusi utama agar operasional hotel dan restoran tetap normal saat listrik padam.

“Pasti ada biaya tambahan karena genset kan menggunakan solar,” ujarnya.

Biaya Operasional Hotel Naik akibat Genset

Menurut PHRI, penggunaan genset berdampak signifikan terhadap peningkatan biaya operasional harian hotel. Hal ini karena bahan bakar yang digunakan bukan solar subsidi, melainkan solar industri dengan harga lebih tinggi.

Baca Juga: Akademisi UB: Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa Cerminkan Masalah Energi Nasional

Sebagai contoh, satu hotel seperti The Shalimar Boutique Hotel membutuhkan sekitar 25 liter solar per jam untuk mengoperasikan genset saat listrik padam.

Jika pemadaman berlangsung 3–4 jam, maka kebutuhan bahan bakar meningkat drastis, sehingga menambah beban operasional yang harus ditanggung pengelola hotel.

PHRI Harap Pemadaman Bergilir Diminimalkan

Meski belum ada laporan keluhan besar dari anggota, PHRI Kota Malang berharap pemadaman bergilir tidak kembali terjadi, terutama jika tidak disertai pemberitahuan sebelumnya.

Baca Juga: PLN UP3 Malang Belum Bisa Pastikan Waktu dan Lokasi Pemadaman Bergilir

Agoes menyebut, koordinasi dengan PLN Malang sebenarnya sudah dilakukan, termasuk penyediaan data anggota PHRI agar informasi pemadaman dapat disampaikan lebih awal.

“Pemadaman sering terjadi, tapi yang kemarin tidak ada pemberitahuan dan cukup lama,” katanya.

Dengan adanya komunikasi yang lebih baik, pelaku usaha berharap dampak terhadap operasional dapat diminimalkan dan tidak mengganggu layanan kepada tamu.

Editor : Aditya Novrian
#pemadaman listrik Malang #biaya hotel naik #genset hotel #operasional hotel #PHRI Malang