LAWANG, RADAR MALANG - Berbagai upaya dilakukan aparat kepolisian untuk menekan angka kejahatan di Bumi Kanjuruhan. Salah satunya melengkapi taman dengan peralatan canggih. Jika sewaktu-waktu ada kejahatan, sistem dalam taman dapat dimanfaatkan untuk menginformasikan ke aparat, sehingga penindakan lebih cepat.
Taman yang dilengkapi peralatan canggih tersebut berada di Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Lawang. Namanya Taman Sulipah Presisi. Kemarin (26/6) Polres Malang meresmikan taman tersebut.
Baca Juga: Praka Rico Gugur: Kemhan Berduka, Kemlu Sebut Serangan Israel Sebagai Kejahatan Perang
Taman kecil di RT 2 RW 9 Kelurahan Kalirejo itu dilengkapi panic button dan sistem keamanan terigreasi. “Taman Sulipah Presisi dirancang sebagai ruang interaksi warga yang terintegrasi dengan layanan Panic Button dan sistem CCTV yang terkoneksi ke Command Center Polres Malang,” kata Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi kemarin.
Panic button bukan tombol yang ditekan di taman tersebut. Melainkan sistem lokasi pada jaringan command center dan penekanan tombolnya melalui di sebuah aplikasi.
Dalam kesempatan itu, diresmikan juga jaringan kamera CCTV bersuara di lingkungan RW 9. Sama-sama terkoneksi dengan jaringan keamanan milik Polres Malang.
Baca Juga: Waspada Modus Kejahatan, Ini Tips Aman Bertransaksi dengan Kartu Kredit BRI
Taat menjelaskan, di lingkungan tersebut ada 36 titik CCTV. Ketika panic button ditekan, lokasi persis dan kerawanan jenis apa yang terjadi bisa langsung tersiar. “Jadi, ketika ada gangguan dan tombolnya ditekan, loudspeaker (di CCTV) di sana akan menyiarkan adanya gangguan. Yang mencet nanti juga bisa menyebutkan jenis gangguan apa, tersiar dan warga bisa langsung berkumpul,” papar dia.
“Ibaratkan kalau maling masuk ke sana bisa, tapi keluarnya tidak. Jadi maling itu akan berpikir seribu kali untuk masuk kawasan tersebut,” tambahnya.
Dia mengatakan, penggunaan teknologi harus diimbangi dengan kesadaran masyarakat agar dimanfaatkan secara bertanggung jawab. Menurutnya, respons cepat warga terhadap situasi di lingkungan menjadi faktor penting dalam mencegah tindak kejahatan.
“Kami berharap inovasi ini dapat menjadi contoh bagi wilayah lain. Semakin cepat informasi diterima, semakin cepat pula petugas memberikan respons. Karena itu penggunaan Panic Button harus dipahami fungsinya dan dimanfaatkan secara bijak,” ujar mantan Kapolres Tulungagung tersebut. (biy/dan)
Editor : A. Nugroho