SINGOSARI, RADAR MALANG - Dukungan pemerintah untuk pendidikan ditunjukkan dengan pembagian seragam gratis. Senin (13/7), seragam dibagikan secara serentak se-Provinsi Jawa Timur bertepatan dengan dimulainya masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) di SMKN 2 Singosari. Kegiatan tersebut diikuti perwakilan sekolah di Kabupaten Malang. Mulai dari jenjang SMP, SMA, maupun SMK.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai menyebut, ada 42.000 setel seragam yang dibagikan kepada siswa-siswi se-Jatim. “Penerimanya khusus yang berstatus afirmasi. Jadi mereka memang dari keluarga yang kurang mampu,” ujarnya setelah upacara pembukaan MPLS di SMKN 2 Singosari.
Terdapat dua jenis seragam yang dibagikan. Yakni seragam pramuka serta seragam putih abu-abu. Hal tersebut sebagai bentuk kepedulian pemerintah agar tidak ada anak di Jawa Timur yang terhambat hak belajarnya akibat kendala kelengkapan atribut atau pakaian wajib sekolah.
Dia juga menyebut, semua satuan pendidikan di bawah naungan Disdik Jatim wajib melakukan pendataan agar bantuan tepat sasaran. “Mekanisme penyaluran sesuai inisiatif sekolah masing-masing. Mereka yang paling tahu kalau ada muridnya yang kurang mampu,” imbuhnya.
Selain pembagian seragam, dalam MPLS tersebut juga ada deklarasi anti rokok konvensional maupun elektrik (vape). Dengan harapan, siswa-siswi di sekolah terhindar dari segala jenis rokok. Pihaknya juga menegaskan larangan senioritas dan perpeloncoan di lingkungan sekolah.
Indah Mei Yunita
Editor : A. Nugroho