158 Gerai Koperasi Merah Putih di Kabupaten Malang Masih Dibangun, Tujuh Terkendala Lahan

Biyan Mudzaky Hanindito • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 14:35 WIB
Bangunan gerai Koperasi Merah Putih di Desa Ngadilangkung, Kecamatan Kepanjen masih dalam tahap pembangunan kemarin. (Biyan Mudzaky Hanindito/Radar Malang)
Bangunan gerai Koperasi Merah Putih di Desa Ngadilangkung, Kecamatan Kepanjen masih dalam tahap pembangunan kemarin. (Biyan Mudzaky Hanindito/Radar Malang)

MALANG, RADAR MALANG – Sebanyak 158 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Malang masih dalam tahap pembangunan menjelang target operasional pada Agustus 2026. Sejumlah proyek bahkan belum dapat dimulai karena terkendala status lahan, sementara lainnya masih berpacu dengan persoalan teknis di lapangan.

Dari total 390 gerai yang direncanakan berdiri di seluruh desa dan kelurahan, sebagian besar telah memasuki tahap akhir pembangunan. Pemerintah bersama Kodim 0818 Malang-Batu terus mempercepat pengerjaan agar seluruh gerai dapat difungsikan sesuai jadwal peluncuran tahap kedua oleh pemerintah pusat.

Mayoritas Gerai Sudah Masuk Tahap Penyelesaian

Komandan Kodim 0818 Malang-Batu Letkol Czi Bayu Nugroho mengatakan, hingga pekan lalu sebanyak 199 gerai telah rampung dibangun. Sementara 151 gerai masih dalam proses konstruksi dan tujuh gerai belum dapat dikerjakan karena persoalan administrasi lahan.

"Yang masih proses pembangunan ada 151, jumlah itu adalah yang sudah di luar dan sudah lulus persyaratan untuk dibangun," ujarnya.

Menurut Bayu, tujuh gerai tersebut berada di kawasan Perhutani sehingga proses pembangunan sempat tertunda. Namun, persoalan perizinan telah diselesaikan dan kini tinggal menunggu penerbitan Surat Keputusan (SK) Bupati Malang.

"Sekarang menunggu SK Bupati untuk kelengkapan berkas, lalu pembangunannya dilanjutkan," katanya.

Baca Juga: Persingkat Rantai Pasokan, Koperasi Merah Putih Jadi Distributor Tunggal Barang Subsidi

Cuaca dan Kondisi Lahan Jadi Tantangan

Bayu menjelaskan, percepatan pembangunan terus dilakukan dengan memanfaatkan kondisi cuaca yang mulai membaik. Meski demikian, karakteristik lahan di setiap desa berbeda sehingga memengaruhi durasi pekerjaan.

Beberapa lokasi harus melalui proses cut and fill sebelum pembangunan dimulai. Kondisi tersebut membuat waktu pengerjaan menjadi lebih lama dibanding lokasi lain yang lahannya telah siap dibangun.

Baca Juga: Viral Gerai Koperasi Merah Putih di Desa Sidodadi Malang Dibangun di Tepi Telaga

KDKMP Sitiarjo Terkendala Pasokan Air

Hambatan juga dialami pembangunan gerai KDKMP di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Ketua KDKMP Sitiarjo Doni Ikmawan mengatakan, pekerjaan sempat tersendat akibat terbatasnya pasokan air untuk kebutuhan konstruksi.

"Sumur yang kami pakai ini merupakan sumur musiman, itu juga dipakai oleh rumah dinas Puskesmas Sitiarjo," ujarnya.

Saat ini pengurus masih mencari sumber air alternatif agar pembangunan dapat kembali dipercepat. Mereka berharap gerai KDKMP di Sitiarjo dapat selesai sesuai target sehingga siap beroperasi bersama gerai lainnya pada Agustus mendatang.

Editor : Aditya Novrian
KDKMP Kabupaten Malang gerai Koperasi Merah Putih Kodim 0818 Malang pembangunan KDKMP Koperasi Merah Putih