Wartawan Se-Malang Raya Gelar Aksi Damai Minta Presiden Prabowo Subianto Tarik Ucapan soal "Londo Ireng"

Nahdiatul Affandiah • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 12:43 WIB
Wartawan se-Malang Raya menggelar aksi damai pada Senin (27/7). (Nahdiatul Affandiah/Radar Malang)
Wartawan se-Malang Raya menggelar aksi damai pada Senin (27/7). (Nahdiatul Affandiah/Radar Malang)

MALANG KOTA, RADAR MALANG – Puluhan wartawan dari berbagai organisasi pers di Malang Raya menggelar aksi damai di depan Balai Kota Malang, Senin (27/7). Mereka mendesak Presiden RI Prabowo Subianto menarik pernyataan yang menyebut wartawan dan peneliti sebagai "Londo Ireng" karena dinilai mencederai kehormatan serta independensi profesi jurnalis.

Aksi yang dimulai sekitar pukul 10.00 itu diikuti jurnalis dari empat organisasi pers, yakni Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Malang, Pewarta Foto Indonesia (PFI) Malang, dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Malang. Massa menyampaikan aspirasi secara damai sebagai bentuk keberatan atas pernyataan tersebut.

Organisasi Pers Nilai Pernyataan Melukai Marwah Jurnalis

Ketua AJI Malang Benni Indo mengatakan, penyematan istilah "Londo Ireng" kepada wartawan dinilai bertentangan dengan sejarah perjuangan bangsa. Menurutnya, banyak tokoh nasional yang berprofesi sebagai jurnalis dan berperan penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Baca Juga: 36 Wartawan Ikuti UKW PWI Malang Raya dan Dibuka Langsung Wali Kota Malang

"Padahal frasa 'Londo Ireng' yang disematkan kepada wartawan sangat kontradiktif. Dalam catatan sejarah bangsa Indonesia, banyak pahlawan nasional yang berlatar belakang jurnalis," ujarnya.

Benni menyebut sejumlah tokoh seperti WR Supratman, Tirto Adhi Soerjo, Adam Malik, Roehana Koeddoes, hingga HOS Tjokroaminoto sebagai figur yang memiliki keterkaitan dengan dunia jurnalistik dan memberikan kontribusi besar bagi bangsa.

Desak Pernyataan Dicabut

Para peserta aksi menilai penyebutan tersebut telah melukai harga diri, independensi, dan marwah profesi wartawan. Mereka berharap pernyataan itu dapat ditarik sebagai bentuk penghormatan terhadap kebebasan pers yang dijamin konstitusi.

Baca Juga: Pabowo Larang Wartawan Simak Pidatonya di Danantara

Aksi berlangsung tertib dengan penyampaian orasi dan pernyataan sikap dari perwakilan organisasi pers. Hingga kegiatan berakhir, demonstrasi berjalan kondusif di bawah pengamanan aparat keamanan.

Editor : Aditya Novrian
wartawan Malang Raya demo wartawan Prabowo Londo Ireng PWI Malang Raya aji malang