Korsleting Listrik Diduga Jadi Penyebab Kebakaran Dapur dan Gudang Kayu di Pujon, Kerugian Capai Rp 50 Juta

Ramizard Rafsanjani • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 15:05 WIB
Petugas Damkar Kabupaten Malang berupaya memadamkan sisa api di rumah warga Dusun Krajan, Desa Ngroto, Kecamatan Pujon, kemarin (6/8). (Damkar Kabupaten Malang for Radar Kanjuruhan)
Petugas Damkar Kabupaten Malang berupaya memadamkan sisa api di rumah warga Dusun Krajan, Desa Ngroto, Kecamatan Pujon, kemarin (6/8). (Damkar Kabupaten Malang for Radar Kanjuruhan)

KABUPATEN, RADAR MALANG – Kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik menghanguskan dapur sekaligus gudang penyimpanan kayu milik warga di Desa Ngroto, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Kamis pagi (6/8). Bangunan ludes terbakar, namun petugas berhasil melokalisasi api sehingga tidak merembet ke permukiman sekitar.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 07.45 WIB. Bangunan berukuran 6 x 9 meter milik Reni itu difungsikan sebagai dapur, gudang penyimpanan kayu dan bambu, sekaligus kandang ayam. Akibat kejadian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian material sekitar Rp 50 juta.

Api Cepat Membesar karena Tumpukan Kayu dan Bambu

Api pertama kali terlihat dari area dapur yang dipenuhi material mudah terbakar berupa kayu dan bambu. Kondisi bahan yang kering membuat kobaran api dengan cepat membesar hingga melalap seluruh bangunan.

Warga sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, besarnya kobaran membuat api sulit dikendalikan sehingga laporan segera diteruskan kepada petugas pemadam kebakaran.

Tim Damkar Kabupaten Malang bersama Damkar Kota Batu langsung menuju lokasi. Proses pemadaman juga melibatkan personel Polsek Pujon, Koramil Pujon, Kecamatan Pujon, serta perangkat Desa Ngroto untuk membantu pengamanan lokasi dan kelancaran penanganan.

Baca Juga: Khofifah: Pemadaman Kebakaran Taman Nasional Bromo Masih Andalkan Drone, Helikopter Baru Tiba Besok

Komandan Regu 3 Damkar Kabupaten Malang Samsul Bahtiar mengatakan, hasil pemeriksaan awal mengarah pada dugaan korsleting listrik sebagai penyebab kebakaran.

"Api diduga berasal dari korsleting listrik di bagian dapur yang berada tepat di atas tumpukan material mudah terbakar berupa kayu dan bambu. Tim gabungan langsung melakukan pemadaman secara intensif hingga api berhasil dipadamkan sekitar pukul 09.15," ujarnya.

Bangunan Ludes, Rumah Warga Berhasil Diselamatkan

Selama proses pemadaman, petugas memprioritaskan agar kobaran api tidak menjalar ke rumah-rumah warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Upaya tersebut berhasil dilakukan. Meski bangunan milik korban tidak dapat diselamatkan, api berhasil dilokalisasi sehingga tidak menimbulkan kebakaran yang lebih luas.

Baca Juga: Kebakaran Bromo Meluas hingga 50 Hektare Lahan, BNPB Berencana Lakukan Waterbombing Pakai Dua Helikopter

Setelah api padam, petugas melanjutkan proses pendinginan dan pemeriksaan di seluruh titik yang terbakar untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Samsul mengapresiasi respons cepat masyarakat yang segera melaporkan kejadian kepada petugas sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

"Berkat kerja sama petugas dan warga, api berhasil dilokalisasi sehingga tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya," tandasnya.

Editor : Aditya Novrian
Kebakaran Pujon Desa Ngroto damkar kabupaten malang kebakaran kabupaten malang korsleting listrik