Setelah Jadi Aset Pemkab, Stadion Kanjuruhan Butuh Rp 2 Miliar Tiap Tahun

Biyan Mudzaky Hanindito • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 13:17 WIB
Pekerja memperbaiki lantai di tribun utara Stadion Kanjuruhan pekan lalu. (Dispora Kabupaten Malang for Radar Kanjuruhan)
Pekerja memperbaiki lantai di tribun utara Stadion Kanjuruhan pekan lalu. (Dispora Kabupaten Malang for Radar Kanjuruhan)

KEPANJEN, RADAR MALANG – Pemkab Malang mulai menghitung kebutuhan anggaran untuk merawat Stadion Kanjuruhan setelah aset tersebut nantinya resmi diserahterimakan pemerintah pusat. Dispora Kabupaten Malang memperkirakan pemeliharaan seluruh kompleks stadion, termasuk GOR dan kolam renang, membutuhkan sekitar Rp 2 miliar per tahun.

Saat ini, beban tersebut belum sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pemkab Malang. Sebab, Stadion Kanjuruhan masih berstatus Barang Milik Negara (BMN). Sejumlah kerusakan yang ditemukan juga masih diperbaiki pemerintah pusat melalui kontraktor renovasi.

Pemkab Siapkan Anggaran setelah Aset Beralih

Begitu proses serah terima aset rampung, kebutuhan pemeliharaan Stadion Kanjuruhan akan menjadi tanggung jawab Pemkab Malang dan harus disiapkan melalui APBD. Plt Kepala Dispora Kabupaten Malang Eko Margianto mengatakan, kebutuhan tersebut tidak hanya mencakup stadion utama, tetapi seluruh kompleks yang terdiri atas GOR dan kolam renang.

Baca Juga: Ditemukan 115 Titik Retak di Stadion Kanjuruhan Malang, Ternyata Sudah 4 Kali Diperiksa BPK RI

“Untuk keseluruhan kompleks Stadion Kanjuruhan yang di dalamnya ada GOR dan kolam renang, diperkirakan membutuhkan biaya Rp 2 miliar. Stadion Kanjuruhan sendiri menjadi bagian dengan kebutuhan anggaran paling besar,” kata Eko.

Besaran tersebut jauh di atas anggaran yang selama ini dikelola Dispora untuk kebutuhan operasional rutin. Saat ini, Pemkab Malang mengalokasikan sekitar Rp 188 juta per tahun untuk kebutuhan tertentu, seperti pemeliharaan rumput, kebersihan, listrik, dan air.

Anggaran tersebut antara lain digunakan untuk bahan bakar mesin pemotong rumput, blower, peralatan kebersihan, serta tenaga kebersihan. Sementara kebutuhan perbaikan konstruksi dan sejumlah kerusakan bangunan belum dibebankan kepada APBD Kabupaten Malang.

Kerusakan Masih Ditangani Pemerintah Pusat

Sebelum aset beralih, sejumlah kerusakan di Stadion Kanjuruhan masih dalam proses perbaikan oleh kontraktor renovasi pemerintah pusat. Perbaikan dilakukan setelah anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Malang Zulham Akhmad Mubarrok menemukan sejumlah persoalan saat inspeksi mendadak pada Jumat (31/7).

Baca Juga: Stadion Kanjuruhan Rusak, DPRD Kabupaten Malang Temukan Puluhan Titik Kerusakan Usai Renovasi Rp357,8 Miliar"

Kerusakan yang ditemukan antara lain retakan pada tribun terbuka, plafon tribun VIP yang berlubang, hingga keramik berjamur di sejumlah toilet. Selain itu, terdapat cat mengelupas di Ruang Gudang VAR serta genangan air di area pintu evakuasi dan gate tribun ekonomi.

Perbaikan mulai dilakukan pada Senin (3/8). Hingga Jumat (7/8), penggantian plafon masih berlangsung di sejumlah gate. Gate 1 hingga 3 sebagian telah selesai, sedangkan pekerjaan di Gate 4 masih berjalan.

“Proses penggantian plafon jebol per Jumat (7/8) sudah berlangsung di Gate 4. Gerbang 1, 2, dan 3 juga masih berlangsung, tetapi banyak yang sudah selesai,” ujar Eko.

Perbaikan juga menyasar lapisan waterproofing di tribun terbuka. Lapisan lama harus dikerok hingga bersih sebelum material baru diaplikasikan.

“Lapisannya dikerok dulu, setelah bersih baru dilapis lagi. Untuk bagian mana saja yang lapisannya retak masih perlu dicek. Yang jelas, semua bagian yang rusak dilakukan perbaikan,” jelasnya.

Rangkaian perbaikan tersebut diperkirakan membutuhkan waktu sekitar satu bulan. Selama proses serah terima aset belum selesai, biaya perbaikan tidak dibebankan kepada APBD Kabupaten Malang.

Setelah aset resmi menjadi milik Pemkab Malang, kebutuhan pemeliharaan rutin maupun perbaikan stadion akan menjadi pekerjaan rumah baru. Karena itu, Dispora mulai menghitung kebutuhan anggaran agar operasional dan kondisi seluruh kompleks Stadion Kanjuruhan tetap terjaga.

Editor : Aditya Novrian
anggaran pemeliharaan aset stadion dispora kabupaten malang stadion kanjuruhan Pemkab Malang