MALANG KOTA, RADAR MALANG – Dua perempuan ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah di Jalan Sampurno, Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kamis (13/8). Keduanya ditemukan setelah warga mencium bau menyengat dari rumah yang seluruh pintunya terkunci. Polisi masih menangani temuan tersebut untuk memastikan penyebab kematian.
Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Lukman Sobhikin mengatakan, kedua korban masing-masing berinisial S.M., 54, dan M., 75. Keduanya diketahui merupakan warga Cemorokandang.
Bau Menyengat Mengarah ke Rumah Korban
Penemuan dua korban bermula ketika A.S., 51, warga yang tinggal di depan rumah korban, mencium bau menyengat sekitar pukul 15.00. Warga tersebut juga melihat sejumlah lalat berkerumun di sekitar rumah.
A.S. kemudian mencari sumber bau hingga mengarah ke rumah korban. Namun, seluruh pintu rumah dalam kondisi terkunci.
Saat mencoba melihat dari celah bagian bawah pintu samping, A.S. melihat sepasang kaki tergeletak di lantai. Di sekitar lokasi juga terlihat cairan berwarna hitam.
Curiga dengan kondisi tersebut, A.S. meminta bantuan warga. M.Y., 18, kemudian membantu membuka pintu samping dengan cara mendobraknya.
Setelah pintu terbuka, warga mendapati dua perempuan dalam kondisi meninggal dunia. Salah satu korban ditemukan tergeletak di lantai, sedangkan korban lainnya berada di atas tempat tidur.
Polisi Evakuasi Jenazah ke RSSA Malang
Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada keluarga korban. Pihak keluarga selanjutnya menghubungi petugas Polsek Kedungkandang.
Baca Juga: Buron Empat Bulan, Pelaku Penganiayaan Asal Gedangan Ditangkap Polisi saat Pulang ke Rumah
Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi. Kedua jenazah kemudian dievakuasi ke kamar jenazah Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.
Namun, keluarga korban tidak menyetujui pemeriksaan visum secara menyeluruh. Polisi hanya melakukan pemeriksaan luar terhadap kedua jenazah.
“Pihak keluarga tidak berkenan dilakukan visum secara keseluruhan dan hanya visum luar,” kata Lukman.
Kondisi Kesehatan Korban Masih Didalami
Keterangan warga menyebut M. telah lama mengalami sakit. Sementara S.M. disebut mengalami depresi. Namun, informasi tersebut masih berupa keterangan dari warga dan belum menjadi kesimpulan penyebab kematian.
Polisi tetap melakukan penanganan sesuai prosedur untuk memastikan kondisi kedua korban serta mengetahui penyebab kematiannya. Surat pernyataan penolakan visum dari pihak keluarga juga masih dalam proses.
Editor : Aditya Novrian