MALANG, RADAR MALANG - Tulisan seni dinding ikonik bertulisan ”Malang The Glory Land” di kawasan Jalan Arif Rahman Hakim secara tiba-tiba ditimpa oleh pihak yang tidak melakukan izin. Hal ini memicu emosi warga malang terutama pendukung setia Arema FC.
Tulisan ”Malang The Glory” yang bermakna ”Malang Tanah Kejayaan” merupakan simbol kebanggaan dan kebersamaan arek-arek Malang. Tulisan tersebut ditimpa dengan tulisan ”Malang Menyala Bersama” pada awal Agustus 2026.
Hal ini menimbulkan perdebatan dan kontroversi lantaran tulisan tersebut merupakan karya seni yang dibuat Aremania di tahun 2016.
Baca Juga: Pertemuan Aremania-Bonek di Pasuruan Perkuat Rivalitas Sehat
Beberapa warga malang di internet menyayangkan digantinya tulisan ikonik tersebut. Masyarakat menganggap tindakan tersebut tidak menghargai cerita dan makna dari tulisan yang telah dibuat sejak sepuluh tahun tersebut.
”Kok bisa karya mural legendaris arek Malang disenggol” ujar hari_subangkit pada unggahan di malangraya_info. Dilansir melalui komentar di unggahan Instragram akun @malangraya_info.
Usai menuai kritik dari warga internet, pihak panitia yang menimpa langsung menyampaikan ungkapan permohonan maaf dan klarifikasi. Pihak panitia tersebut mengungkapkan permohonan maaf melalui perwakilan tim yang bernama Tedi.
Baca Juga: Kisah Aremania Rayakan HUT Arema dengan Jalan Mundur Sejauh 25 Kilometer
Tedi menyampaikan bahwa ia tidak bermaksud menyinggung atau tidak menghargai tulisan mural ikonik tersebut. Ia juga menyampaikan permintaan maaf yang mewakili tim panitia dan ingin melakukan komunikasi secara dingin dengan Aremania.
”Saya mewakili teman-teman saya semuanya. Kami mengajak teman-teman untuk ngopi bareng. Supaya kita bisa menata semuanya, karena kemarin saya juga tidak tahu dimana letak kesalahan saya,” ujar Tedi.
Editor : Aditya NovrianSumber : Diolah dari beberapa sumber