Pelajar Meninggal Tertemper KA Malabar di Pakisaji, Polisi Dalami Kronologi

Ramizard Rafsanjani • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:20 WIB
Personel Polsesk Pakisaji dan PMI Kabupaten Malang mengevakuasi pelajar yang tertemper KA Malabar kemarin (26/8) pagi. (Polsek Pakisaji for Radar Kanjuruhan)
Personel Polsesk Pakisaji dan PMI Kabupaten Malang mengevakuasi pelajar yang tertemper KA Malabar kemarin (26/8) pagi. (Polsek Pakisaji for Radar Kanjuruhan)

PAKISAJI, RADAR MALANG – Seorang pelajar meninggal dunia setelah tertemper Kereta Api (KA) Malabar 69 relasi Malang–Bandung di jalur perlintasan KM 57+3, Dusun Karangsono, Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Rabu (26/8) sekitar pukul 05.30. Polisi masih mendalami kronologi untuk mengetahui aktivitas korban sebelum berada di sekitar jalur rel.

Informasi kejadian pertama kali diterima pusat pengendali perjalanan kereta api di Surabaya dari KA Malabar 69 yang tengah melintas menuju Bandung. Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada petugas di wilayah Pakisaji untuk dilakukan pengecekan di lokasi.

Petugas Temukan Korban di Area Persawahan

Kapolsek Pakisaji AKP Sunarko Rusbiyanto mengatakan, petugas jalur perlintasan langsung (JPL) 90 Pakisaji segera menuju lokasi setelah menerima informasi. Polisi bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malang kemudian melakukan pengecekan dan penanganan di titik kejadian.

”Petugas jalur perlintasan langsung (JPL) 90 Pakisaji kemudian mengecek informasi tersebut. Polisi bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malang langsung mendatangi lokasi,” ujar Sunarko.

Saat petugas tiba, korban ditemukan di area persawahan yang berada di sisi jalur rel. Korban sudah dalam kondisi meninggal dunia dengan luka parah pada bagian kepala dan tangan.

Polisi, PMI, serta petugas Stasiun KAI Pakisaji selanjutnya melakukan evakuasi. Jenazah korban dibawa ke RSUD Kepanjen untuk menjalani visum et repertum.

Baca Juga: Ini ”Dosa” Oknum Polisi yang Berdinas di Polsek Singosari sehingga Dituntut 20 Bulan Penjara

Korban Disebut Berada Seorang Diri di Sekitar Rel

Informasi sementara yang dihimpun petugas menyebutkan, korban berada seorang diri di sekitar jalur rel ketika KA Malabar melintas. Namun, polisi belum mengetahui alasan korban berada di lokasi tersebut.

Keterangan tersebut masih menjadi bagian dari pendalaman polisi. Sejumlah informasi dikumpulkan untuk mengetahui aktivitas dan keberadaan korban sebelum KA Malabar melintas di lokasi kejadian.

Sunarko mengatakan, polisi masih memeriksa berbagai informasi untuk memastikan rangkaian peristiwa secara utuh.

”Kami masih melakukan pendalaman untuk mengetahui kronologi lengkap kejadian,” kata Sunarko.

Polisi Masih Dalami Kronologi Tertemper KA Malabar

Polsek Pakisaji masih menangani kasus tersebut dengan berkoordinasi bersama pihak terkait. Pendalaman dilakukan untuk melengkapi informasi mengenai kejadian, termasuk memastikan kronologi sebelum korban berada di jalur perlintasan.

Baca Juga: Dikemas seperti Jajanan Impor, Permen Narkoba Beredar di Lowokwaru Malang

Petugas juga telah melakukan penanganan di lokasi dan memastikan proses evakuasi berjalan sesuai prosedur. Polisi belum menyampaikan kesimpulan mengenai penyebab korban berada di sekitar jalur rel.

Hingga berita ini ditulis, kasus tersebut masih dalam penanganan Polsek Pakisaji. Informasi lebih lanjut mengenai kronologi kejadian menunggu hasil pendalaman petugas. (ram/adn)

Editor : Aditya Novrian
pelajar tertemper KA Malabar KA Malabar Pakisaji kecelakaan kereta api Malang Pakisaji Kabupaten Malang polsek pakisaji