MALANG KOTA, RADAR MALANG - Ratusan massa dari lintas sektor turun ke jalan pada Jumat sore (28/8). Mereka bergerak dari Alun-Alun Merdeka sekitar pukul 15.40 dan berkumpul di monumen lokomotif di kawasan Kajoetangan Heritage.
Eko Cahyono, salah satu massa aksi dari Aliansi Rakyat Bangkit Bersatu, mengungkapkan bahwa pihaknya turun ke jalan dalam rangka memperingati 1 tahun prahara yang terjadi Agustus 2025. "Ada penangkapan aktivis dan pemuda yang terbesar sepanjang reformasi," ungkapnya.
Baca Juga: Prabowo Instruksikan Produksi Massal Tepung Ubi untuk Padamkan Kebakaran Karhutla
Karena itu hari ini mereka turun. Mereka mengusung tema 'Indonesia Sekarat, Lawan Militerisme, Bangun Persatuan Rakyat'. Tema dipilih karena massa aksi menilai Indonesia sedang sekarat karena perilaku pemerintah dan masifnya fungsi militer di relasi sipil.
Pihaknya mendorong rakyat untuk terus menjaga persatuan. Kemudian menuntut keadilan. "Ada 17 tuntutan yang kami bawa. Mulai stop PHK massal, upah dan lapangan kerja layak, pengesahan UU Ketenagakerjaan yang proburuh, penurunan harga kebutuhan pokok, pembangunan industri nasional yang berorientasi untuk kebutuhan rakyat, reformasi agraria sejati, hingga pembebasan seluruh tahanan politik," tegas Eko.
Editor : Aditya Novrian