MALANG KOTA, RADAR MALANG – Kondisi MDN, balita berusia 3 tahun yang menjadi korban kekerasan ibu kandungnya, mulai menunjukkan perkembangan positif. Setelah sempat mengalami muntah hingga kejang, MDN kini sudah mulai sadar dan merespons orang yang menjenguknya meski masih menjalani perawatan intensif di PICU RSUD dr Saiful Anwar (RSSA).
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kota Malang Muhamad Sailendra mengatakan, MDN masih mendapat perawatan intensif hingga kemarin (31/8). Kondisinya terus dipantau karena belum sepenuhnya pulih.
Respons MDN Mulai Terlihat
MDN mulai memberikan respons sederhana kepada orang yang menjenguknya. Saat dikunjungi Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Malang Kota Iptu Khusnul Khotimah, korban sempat menggenggam tangan meski dalam kondisi tertidur akibat pengaruh obat.
Baca Juga: Anak Usia 3 Tahun Jadi Korban Kekerasan Ibu Kandung
Respons serupa juga terlihat saat tim Dinsos P3AP2KB Kota Malang melakukan kunjungan pada Rabu (26/8). “Alhamdulillah, sudah bisa tos tangan,” ujar Sailendra.
Meski kesadarannya mulai membaik, MDN masih harus menjalani perawatan di PICU. Sejumlah selang masih terpasang di tubuhnya untuk menunjang proses pemulihan.
Kasus Terungkap setelah Ditemukan Nenek
Kasus kekerasan terhadap MDN mulai ditangani setelah laporan diterima Dinsos P3AP2KB Kota Malang pada Selasa (25/8). Laporan tersebut disampaikan Puskesos Kecamatan Blimbing.
Sebelumnya, MDN ditemukan oleh neneknya berinisial LDP, 47. Saat itu, korban dibawa ke rumah LDP di Kelurahan Pandanwangi dalam kondisi mengalami sejumlah luka dan memar di tubuh.
“Korban sempat muntah hingga kejang,” kata Sailendra.
Melihat kondisi tersebut, korban kemudian dibawa ke RSSA untuk mendapatkan penanganan medis. Pemerintah daerah melalui Dinsos P3AP2KB bersama kepolisian selanjutnya memberikan pendampingan terhadap korban.
Sailendra mengatakan, pada Kamis (27/8), MDN sudah mulai sadar. Sementara itu, ibu kandung korban berinisial SM, 21, yang diduga menjadi pelaku kekerasan telah diamankan polisi di Kecamatan Poncokusumo.
Hingga kini, fokus penanganan terhadap MDN masih diarahkan pada pemulihan kondisi kesehatan korban. Pendampingan juga dilakukan oleh pihak terkait selama proses perawatan berlangsung.
Editor : Aditya Novrian