BULULAWANG, RADAR MALANG – Kebakaran menghanguskan lahan tebu seluas sekitar 1,5 hektare di Jalan Samsul Arifin, Desa Bulupayung Krebet, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Jumat (4/9). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, tetapi tanaman tebu yang terbakar diperkirakan menimbulkan kerugian material sekitar Rp 35 juta.
Kebakaran dilaporkan ke Damkar Kabupaten Malang sekitar pukul 12.28 WIB. Petugas tiba di lokasi sekitar 12.55 WIB dan langsung melakukan pemadaman untuk mencegah api merembet ke area lain.
Api Membesar seusai Salat Jumat
Danton Damkar Kabupaten Malang Andik Minarko mengatakan, kobaran api pertama kali diketahui warga setelah salat Jumat. Saat ditemukan, api sudah cukup besar dan mulai membakar tanaman tebu di lahan tersebut.
“Setelah laporan masuk, tim langsung berangkat. Kami tiba di lokasi sekitar pukul 12.55 WIB dan langsung melakukan pemadaman,” kata Andik.
Baca Juga: Di Kabupaten Malang, Dua Hari Terjadi Lima Kali Kebakaran, Ini Penyebabnya
Warga yang melihat kobaran api kemudian menghubungi Damkar Krebet. Laporan tersebut selanjutnya diteruskan kepada Damkar Kabupaten Malang untuk mendapat penanganan.
“Warga melihat api sudah besar dan kemudian menghubungi Damkar Krebet. Setelah itu, laporan juga diteruskan kepada Damkar Kabupaten Malang,” ujarnya.
Sembilan Personel Diterjunkan
Damkar Kabupaten Malang mengerahkan tiga unit kendaraan dengan sembilan personel untuk menangani kebakaran. Pemadaman juga mendapat dukungan dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD, Damkar Krebet, Polsek, Babinsa, dan Koramil.
Baca Juga: Catat! Ini 10 Game yang Bisa Didapatkan Secara Gratis melalui Prime Gaming Pada September 2026
Petugas berupaya memutus perambatan api agar kobaran tidak meluas ke lahan lainnya. Setelah sekitar satu setengah jam penanganan, api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 14.20 WIB.
Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Meski api telah berhasil dipadamkan, penyebab kebakaran belum diketahui. Petugas memastikan titik-titik api telah benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi.
Andik memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kerugian sementara ditaksir sekitar Rp 35 juta akibat tanaman tebu yang terbakar.
Editor : Aditya Novrian