MALANG KOTA, RADAR MALANG - Peningkatan kemampuan literasi guru terus didorong di lingkungan sekolah. Salah satunya melalui Diklat Jurnalistik Guru SD/MI Kecamatan Sukun yang mendapat dukungan penuh dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang.
Kegiatan tersebut digelar Jawa Pos Radar Malang bersama Disdikbud Kota Malang. Program ini telah berlangsung rutin sejak 2023 dan diarahkan untuk membekali guru agar mampu memproduksi berita secara mandiri. Selain keterampilan jurnalistik, peserta juga diarahkan menghasilkan karya tulis yang dapat menjadi bagian dari dokumentasi dan literasi sekolah.
Program serupa sebelumnya telah menghasilkan buku antologi. Pada 2026, sebanyak 30 guru SD/MI Kecamatan Sukun berhasil menerbitkan buku berjudul “Pena Tajam Lawan Tirani”. Buku tersebut diluncurkan langsung Wali Kota Malang Wahyu Hidayat pada peringatan Hari Guru Nasional (HGN).
Diklat tahun ini kembali dirancang dengan melibatkan praktisi kepenulisan. Jawa Pos Radar Malang menggandeng penulis dari PT Cita Intrans Selaras, Wawan Sulthon Fauzi, bersama Kepala Editor Penerbit PT Cita Intrans Selaras Uni Ruchul Janah sebagai pemateri.
Keduanya juga terlibat dalam perancangan program antologi yang nantinya menjadi salah satu karya peserta diklat. Dengan demikian, pelatihan tidak hanya berhenti pada pemahaman teori, tetapi diarahkan menghasilkan karya yang bisa diterbitkan.
Guru Dibekali Teknik Menulis Berita
Peserta akan mendapatkan materi penulisan berita yang praktis dan mudah diterapkan. Materi tersebut disampaikan Wakil Pimpinan Redaksi Jawa Pos Radar Malang Mahmudan.
Selain menerima materi, guru akan langsung mempraktikkan pembuatan berita. Salah satu penerapannya ialah membuat konten untuk media sosial sekolah sehingga kemampuan jurnalistik dapat dimanfaatkan dalam kebutuhan komunikasi sekolah sehari-hari.
Materi juga mencakup pemahaman Standar Operasional Prosedur (SOP) ketika sekolah menerima tamu dari lembaga swadaya masyarakat (LSM) maupun wartawan.
K3S Sukun Dorong Guru Terus Upgrade Skill
Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Sukun Bagus Setiyowibowo menilai diklat jurnalistik menjadi salah satu ruang bagi guru untuk meningkatkan kemampuan di luar kegiatan pembelajaran.
“Tidak salah jika guru terus berinovasi dan upgrade skill. Selain untuk meningkatkan kemampuan pribadi, pengalaman menulis berita dan buku yang didapat bisa diaplikasikan langsung di sekolah,” ujarnya.
Untuk mengikuti kegiatan tersebut, peserta dikenai biaya Rp 450 ribu. Fasilitas yang disiapkan antara lain buku antologi ber-ISBN, sertifikat yang ditandatangani Kepala Disdikbud Kota Malang Suwarjana, serta makan dan snack selama kegiatan.
Sekolah yang belum mendaftarkan peserta masih dapat mengikuti program tersebut melalui tautan pendaftaran yang disediakan panitia atau menghubungi kontak penyelenggara.
Untuk sekolah yang belum mendaftarkan diri bisa langsung mengisi link berikut : https://bit.ly/DiklatSukun2026. Atau menghubungi Amel 0858 5168 6917 atau Imel 0812 2583 7639. (bes)