Mahasiswa FK UB yang Lompat dari Lantai 6 Jalani Operasi, Kondisi Stabil tapi Belum Sadar

Nabila Amelia • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 13:50 WIB
Tenaga medis mengevakuasi mahasiswa FK UB yang tak sadarkan diri di kampus, Kamis (10/9). (Polsek Lowokwaru dan diolah dengan AI)
Tenaga medis mengevakuasi mahasiswa FK UB yang tak sadarkan diri di kampus, Kamis (10/9). (Polsek Lowokwaru dan diolah dengan AI)

MALANG KOTA, RADAR MALANG – Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB) berinisial R masih menjalani perawatan intensif di RSUD dr Saiful Anwar (RSSA), Jumat (11/9). Mahasiswa semester 3 tersebut telah menjalani tindakan medis dan kini masih dirawat di ruang ICU dengan kondisi yang disebut stabil.

Kabar terbaru kondisi R disampaikan Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Lukman Sobikhin. Selama menjalani perawatan, tim medis telah memberikan sejumlah penanganan, termasuk tindakan operasi untuk menangani cedera yang dialaminya.

R Masih Membutuhkan Perawatan Intensif

Lukman mengatakan, R mengalami sejumlah cedera akibat insiden yang terjadi di lingkungan Universitas Brawijaya. Tim medis kemudian melakukan penanganan terhadap patah tulang serta luka yang dialami mahasiswa tersebut.

Baca Juga: Mahasiswa FK UB yang Diduga Bunuh Diri Masih Dirawat di ICU, Polisi Selidiki Penyebab Insiden

“Karena yang bersangkutan patah tulang. Tim dokter kemudian memasang gips di kedua kaki dan melakukan jahitan di sekitar wajah,” ungkap Lukman saat dikonfirmasi.

Hingga Jumat siang, R masih berada di ruang ICU RSSA. Kondisinya belum memungkinkan untuk menjalani pemeriksaan atau memberikan keterangan terkait kejadian yang dialaminya.

Kepala Pengelola Sistem Informasi dan Kehumasan (PSIK) FK UB dr Holipah PhD juga membenarkan perkembangan kondisi tersebut. Dia menyebut kondisi R secara umum stabil.

“Pada dasarnya yang bersangkutan masih membutuhkan perawatan intensif,” tegas Holipah.

Kondisi Vital Stabil, Kesadaran Belum Pulih

Holipah menjelaskan, sejumlah indikator kondisi vital R masih terpantau baik. Tekanan darah, denyut nadi, hingga saturasi oksigen berada dalam kondisi yang dinilai bagus.

Baca Juga: Tekan Angka Bunuh Diri, PMI dan Polresta Rutin Sambangi Sekolah-Sekolah

Meski demikian, kesadaran R belum pulih. Karena itu, mahasiswa tersebut masih membutuhkan pemantauan dan penanganan intensif dari tim medis RSSA.

Sementara itu, proses penanganan terkait insiden tersebut masih berlanjut. Pihak kepolisian sebelumnya telah melakukan pemeriksaan awal dan mengumpulkan informasi untuk mengetahui rangkaian kejadian secara lebih lengkap.

Untuk sementara, fokus utama masih pada pemulihan kondisi R dan penanganan medis di rumah sakit.

Editor : Aditya Novrian
mahasiswa FK UB RSUD Saiful Anwar universitas brawijaya malang kota RSSA