Gempa M 5,2 Guncang Tenggara Kabupaten Malang, Berpusat di Laut Kedalaman 10 Kilometer

Aditya Novrian • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 09:07 WIB
Informasi gempa melanda Kabupaten Malang pada Senin (14/9). (BMKG)
Informasi gempa melanda Kabupaten Malang pada Senin (14/9). (BMKG)
KABUPATEN, RADAR MALANG – Gempa bumi magnitudo 5,2 mengguncang perairan tenggara Kabupaten Malang, Senin (14/9) pagi. Gempa terjadi pukul 08.42 WIB dengan pusat gempa berada sekitar 156 kilometer tenggara Kabupaten Malang. Berdasarkan informasi awal BMKG, gempa berada pada kedalaman 10 kilometer.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat pusat gempa berada di koordinat 9,52 derajat Lintang Selatan (LS) dan 112,85 derajat Bujur Timur (BT). Informasi tersebut disampaikan melalui kanal resmi InfoBMKG sesaat setelah gempa terjadi.

Pusat Gempa Berada di Laut

Pusat gempa berada di laut, sekitar 156 kilometer tenggara Kabupaten Malang. Dengan kedalaman 10 kilometer, gempa tersebut tergolong dangkal karena hiposenternya relatif dekat dengan permukaan bumi.

Baca Juga: Trianko Hermanda, Relawan Asal Malang Bantu Penanganan Pasca-Gempa NTT

Hingga informasi awal BMKG dikeluarkan, belum terdapat keterangan mengenai dampak kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa tersebut. Parameter gempa juga masih dapat mengalami pemutakhiran seiring proses analisis data seismologi.

BMKG terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan gempa, termasuk kemungkinan adanya perubahan parameter maupun laporan guncangan yang dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah.

Masyarakat Diminta Mengikuti Informasi Resmi BMKG

Masyarakat yang merasakan guncangan diimbau tetap tenang dan mengikuti informasi resmi BMKG. Warga juga diminta tidak langsung mempercayai maupun menyebarkan informasi mengenai gempa yang belum terverifikasi.

Baca Juga: Kapolresta Malang Kota Salurkan Bantuan untuk Mahasiswa NTT Terdampak Gempa

Gempa dengan pusat di perairan selatan Jawa Timur sebelumnya juga beberapa kali terjadi di kawasan tersebut. Karena itu, masyarakat di wilayah pesisir maupun daratan Kabupaten Malang tetap perlu memperhatikan perkembangan informasi dari BMKG.

Pemutakhiran informasi mengenai gempa, termasuk parameter maupun laporan dampak di lapangan, dapat berubah setelah proses analisis lebih lanjut. Masyarakat disarankan menjadikan kanal resmi BMKG sebagai rujukan utama.

Editor : Aditya Novrian
gempa Jawa Timur bmkg malang gempa kabupaten malang gempa malang