KEPANJEN, RADAR MALANG – Kekhawatiran keluarga Nur Kartika Basmono berakhir lega. Awak KM Virgo Transport 8 asal Desa Sengguruh, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, itu dipastikan selamat setelah istrinya berhasil berkomunikasi langsung melalui telepon dan video call.
Sekretaris Desa Sengguruh Lilis Supriati mengatakan, kabar mengenai musibah KM Virgo pertama kali diterima pemerintah desa melalui grup WhatsApp warga pada Minggu (13/9). Informasi tersebut berasal dari BPBD dan diteruskan Kepala Desa Sengguruh Jamburi ke grup sekitar pukul 17.23.
Sekitar 28 menit kemudian, istri Kartika merespons informasi tersebut. Pada pukul 17.51, dia mengonfirmasi bahwa suaminya dalam kondisi baik. Komunikasi melalui telepon dan video call sekaligus memastikan Kartika selamat dari musibah kapal tersebut.
“Kita dapat informasi warga Sengguruh dari grup saja, grup WA. Kalau alhamdulillah selamat, gitu saja,” ujar Lilis.
Baca Juga: Warga Ngantang Jadi Korban KM Virgo Transport 8, Jenazah Dimakamkan di Blitar
Kartika diketahui merupakan awak KM Virgo Transport 8. Pria tersebut tinggal di Jalan Raya Sengguruh RT 22/RW 3, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.
Keluarga Pastikan Kartika Selamat
Kabar keselamatan Kartika kemudian menjadi kepastian bagi keluarga dan pemerintah desa. Sebab, informasi awal mengenai musibah kapal sempat menimbulkan kekhawatiran terhadap warga Sengguruh yang berada di dalam kapal tersebut.
Baca Juga: Pencarian Korban KM Virgo Transport 8 Diperluas hingga 4.600 Mil Laut
Lilis mengatakan, pihak desa belum mengetahui secara pasti kapan Kartika akan kembali ke rumah. Namun, keluarga sudah mendapat kepastian bahwa Kartika berada dalam kondisi selamat.
“Yang pasti warganya sudah selamat, Alhamdulillah,” kata Lilis.
KM Virgo Berangkat dari Surabaya
KM Virgo Transport 8 berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Banjarmasin pada Sabtu (12/9). Kapal tersebut membawa 243 orang yang terdiri atas awak kapal, penumpang, sopir, dan kernet kendaraan logistik.
Dalam perjalanan melintasi Laut Jawa, kapal menghadapi cuaca buruk dan gelombang tinggi. Sekitar pukul 02.00 pada Minggu (13/9), kapal dilaporkan mengalami kemiringan sebelum kemudian kehilangan kontak.
Laporan hilang kontak diterima Kantor SAR Banjarmasin sekitar pukul 04.10 WITA. Lokasi terakhir kapal dilaporkan berada di sekitar perairan Masalembo, sekitar 80 mil laut dari Dermaga SAR Basirih Banjarmasin.
Tim SAR gabungan kemudian melakukan operasi pencarian dan pertolongan dengan mengerahkan sejumlah kapal serta unsur pendukung lainnya.
Hingga Senin (14/9), sebanyak 108 orang dilaporkan berhasil diselamatkan. Enam orang meninggal dunia, sedangkan 129 lainnya masih dalam pencarian.
Baca Juga: Update Tragedi KM Virgo Transport 8: 129 Orang Masih Dicari Tim SAR Gabungan
Nama Nur Kartika Basmono tercatat sebagai salah satu awak KM Virgo yang selamat. Setelah berhasil berkomunikasi dengan keluarga, kabar tersebut membawa kelegaan bagi pihak keluarga dan warga Desa Sengguruh.
Editor : Aditya Novrian