MALANG, RADAR MALANG — Masyarakat bisa menggunakan layanan Trans Jatim secara gratis pada Kamis (17/9). Kebijakan tersebut berlaku selama satu hari dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026, termasuk seluruh layanan Trans Jatim di Koridor 1 Malang Raya.
Tarif gratis juga berlaku pada Koridor Gerbangkertasusila 1–7. Namun, kebijakan tersebut tidak berlaku untuk layanan Trans Jatim Luxury. Program ini menjadi bagian dari upaya Pemprov Jawa Timur mendorong masyarakat mencoba transportasi publik.
Gratis di Seluruh Koridor, Kecuali Trans Jatim Luxury
Layanan Trans Jatim reguler di Koridor 1 Malang Raya serta Koridor Gerbangkertasusila 1–7 dapat dimanfaatkan tanpa tarif selama Kamis (17/9). Masyarakat tetap perlu mengikuti ketentuan layanan dan arahan petugas selama menggunakan bus.
Baca Juga: Butuh 32 Sopir untuk Bus Trans Jatim Koridor II, Dishub Jatim Utamakan Pengemudi Angkot
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan program tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mencoba layanan angkutan umum massal.
“Di peringatan Hari Perhubungan Nasional, kami mengajak masyarakat menikmati layanan Trans Jatim secara gratis. Silakan manfaatkan kesempatan ini untuk bepergian menggunakan transportasi publik yang aman, nyaman, dan terjangkau,” kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (17/9).
Menurut Khofifah, pemberian tarif gratis tidak sekadar menjadi bagian dari peringatan Harhubnas. Pemprov Jatim ingin masyarakat lebih mengenal layanan transportasi publik dan mempertimbangkannya sebagai alternatif kendaraan pribadi.
Dorong Peralihan dari Kendaraan Pribadi
Khofifah menyebut penggunaan transportasi publik secara lebih luas dapat membantu mengurangi kepadatan lalu lintas dan emisi kendaraan. Karena itu, pengalaman menggunakan Trans Jatim diharapkan dapat mendorong perubahan kebiasaan mobilitas masyarakat.
“Program ini bukan sekadar memberikan perjalanan gratis. Kami ingin semakin banyak masyarakat mengenal, mencoba, dan pada akhirnya menjadikan angkutan umum sebagai pilihan utama dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” tuturnya.
Baca Juga: Dishub Kota Malang Bakal Siapkan Rute untuk Kendaraan Feeder Bus Trans Jatim
Menurut dia, keberadaan transportasi publik juga berkaitan dengan konektivitas antarwilayah. Trans Jatim di kawasan Gerbangkertasusila dan Malang Raya melayani mobilitas masyarakat menuju sejumlah pusat aktivitas, seperti pendidikan, perkantoran, perdagangan, dan pelayanan publik.
“Transportasi publik menghubungkan masyarakat dengan berbagai peluang. Melalui layanan yang terintegrasi, akses menuju sekolah, kampus, tempat kerja, pusat ekonomi, dan pelayanan publik menjadi semakin mudah,” ujarnya.
Pemprov Jatim juga terus mendorong integrasi layanan dan koneksi dengan moda transportasi lainnya. Namun, keberlanjutan layanan transportasi publik tidak hanya bergantung pada pengembangan jaringan.
“Pemerintah terus memperkuat layanan. Kini giliran masyarakat mendukungnya dengan membangun budaya naik angkutan umum. Keberlanjutan transportasi publik ada di tangan kita bersama,” ajak Khofifah.
Penumpang Diminta Jaga Fasilitas
Selama memanfaatkan layanan gratis, masyarakat diminta tetap menjaga ketertiban dan kebersihan di dalam bus. Penumpang juga diimbau mengikuti arahan petugas serta memberikan prioritas kepada lanjut usia, ibu hamil, penyandang disabilitas, dan penumpang yang membawa anak.
Baca Juga: Dukung Bus Trans Jatim Koridor II, Dishub Jatim Bakal Siapkan 12 Kendaraan Feeder
“Silakan manfaatkan layanan gratis ini dengan tertib dan tetap menjaga kenyamanan bersama. Trans Jatim adalah fasilitas publik yang harus kita rawat bersama,” pesannya.
Program tarif gratis tersebut digelar bertepatan dengan Harhubnas 2026 yang mengusung tema “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan yang Lebih Maju”.
Khofifah mengatakan momentum tersebut menjadi pengingat pentingnya konektivitas dalam mendukung mobilitas masyarakat. Dia juga menyampaikan apresiasi kepada insan perhubungan yang selama ini menjaga kelancaran layanan transportasi di Jawa Timur.
“Semoga layanan gratis Trans Jatim ini semakin mendekatkan masyarakat dengan transportasi publik. Mari kita kuatkan konektivitas dan bersama-sama menghubungkan Indonesia untuk masa depan yang lebih maju,” pungkasnya.
Editor : Aditya Novrian