KEPANJEN, RADAR MALANG — Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Jalibar, Desa Ngadilangkung, Kecamatan Kepanjen, Jumat (18/9) malam. Kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Blade dan pikap Daihatsu Grandmax. Seorang pelajar meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan di rumah sakit.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Malang Ipda Samsul Khoiruddin mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 19.45 WIB. Saat itu, sepeda motor Honda Blade bernopol N 5245 EFG yang dikendarai seorang pelajar berboncengan dengan pelajar lainnya melaju dari arah Kepanjen menuju Talangagung.
Motor Berserempetan dengan Pikap
Sesampainya di lokasi kejadian, sepeda motor tersebut berusaha mendahului pikap Daihatsu Grandmax bernopol AG 8120 PF yang melaju searah di depannya. Sepeda motor mengambil sisi kiri pikap untuk mendahului.
Baca Juga: Pembatasan Rokok Tak Otomatis Tekan Konsumsi, Industri Legal Terancam
Namun, jarak kedua kendaraan terlalu dekat sehingga terjadi serempetan. Pengendara dan pembonceng sepeda motor kemudian terjatuh.
"Karena jaraknya sudah mepet, terjadi serempetan hingga pengendara dan pembonceng sepeda motor terjatuh," kata Samsul.
Pikap tersebut dikemudikan seorang warga Kota Blitar. Polisi kemudian melakukan penanganan di lokasi dan mengamankan kedua kendaraan yang terlibat.
Satu Korban Meninggal Dunia
Akibat kecelakaan tersebut, salah seorang pelajar mengalami benturan pada bagian dada. Korban sempat mendapat perawatan di RS Wava Husada Kepanjen.
Baca Juga: Bapak asal Malang Hilang di Kecelakaan KM Virgo Transport 8, Keluarga Minta Bantuan Informasi
Namun, korban meninggal dunia saat menjalani perawatan. Jenazah kemudian dirujuk ke RSUD Kanjuruhan Kepanjen untuk pemeriksaan visum.
Sementara itu, pelajar lainnya mengalami luka pada tangan dan kaki kiri. Korban masih menjalani perawatan di RS Wava Husada Kepanjen.
Polisi menyebut kedua kendaraan mengalami kerusakan akibat kecelakaan. Satlantas Polres Malang masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mendalami rangkaian kejadian tersebut.
Editor : Aditya Novrian