MALANG KOTA, RADAR MALANG — Penyabab kebakaran toko kelontong di Jalan Galunggung, Kota Malang pada Selasa (22/9) pagi terjawab. Damkar Kota Malang menyebut penyebabnya adalah api kompor yang menyambar jeriken berisi bensin.
Saat kejadian, salah seorang penjaga toko disebut sedang memasak mi di lantai satu bangunan tersebut. Api kemudian membesar dan merambat di dalam ruko. Kepala UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Malang Pandu Rizki Darmawan mengatakan, sumber api berasal dari kompor yang digunakan salah seorang penjaga toko. Api kemudian menyambar tempat penyimpanan bensin yang berada di dekat kompor.
“Ketika itu salah satu korban sedang memasak mi di lantai satu. Kemudian menyambar ke tempat penyimpanan atau jeriken berisi bensin,” kata Pandu.
Dua Penjaga Toko Jadi Korban
Dalam peristiwa tersebut, dua penjaga toko menjadi korban. Satu korban mengalami luka bakar cukup parah dan telah dievakuasi ke RSUD Dr Saiful Anwar (RSSA) untuk mendapatkan penanganan medis.
Baca Juga: Toko di Jalan Galunggung Malang Terbakar, Begini Video Kobaran Api yang Sempat Direkam Warga
Sementara itu, satu korban lainnya ditemukan meninggal dunia di dalam bak kamar mandi lantai dua. Korban ditemukan setelah petugas melakukan pencarian di dalam bangunan yang terbakar.
Pandu menyebut korban yang meninggal diduga berusaha mencari perlindungan ketika asap mulai memenuhi bangunan. Namun, kondisi lantai dua yang tidak memiliki jalur evakuasi membuat korban terjebak.
Api Cepat Membesar karena Ada Bensin
Keberadaan bensin di dalam ruko membuat api lebih cepat membesar setelah tersambar sumber api dari kompor. Material tersebut berada di sekitar lokasi korban memasak sehingga api dengan cepat merambat di bagian dalam bangunan.
Kondisi tersebut juga menyulitkan proses evakuasi karena asap memenuhi ruangan. Petugas kemudian melakukan pemadaman sekaligus pencarian untuk memastikan tidak ada korban lain yang masih berada di dalam bangunan.
Kebakaran tersebut menjadi perhatian Damkar karena keberadaan bahan mudah terbakar di dalam bangunan dapat mempercepat perkembangan api.
Baca Juga: Kebakaran Lahan Jatimulyo Diduga Dipicu Pembakaran, Kerugian Ditaksir Rp30 Juta
Korban Ditemukan di Lantai Dua
Korban meninggal ditemukan di area kamar mandi lantai dua. Posisi tersebut diduga berkaitan dengan upaya korban mencari tempat berlindung ketika kondisi bangunan mulai dipenuhi asap.
Tidak adanya jalur evakuasi di lantai dua disebut membuat korban kesulitan keluar dari bangunan.
Penanganan korban dilakukan setelah petugas berhasil mengakses bagian dalam ruko. Sementara korban yang mengalami luka bakar telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Rekaman Video Kebakaran dari Warga
Editor : Aditya Novrian