MALANG KOTA, RADAR MALANG - Lahan produktif Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas IIA Malang telah menghasilkan komoditas pangan. Sebanyak 25 kilogram sawi dipanen warga binaan bersama Kepala LPP Malang Endang Margiati dan jajaran pejabat struktural pada 2 September lalu.
Baca Juga: BSN Kenalkan Bale Syariah di HUT ke-48 MIN 1 Kota Malang, Buka Rekening Mulai Rp 10 Ribu
Panen tersebut menjadi bagian dari program ketahanan pangan. Selain itu, juga merupakan implementasi 15 Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia (Kemenimipas RI). Warga binaan dilibatkan sejak proses penanaman, perawatan, hingga pemanenan tanaman.
Hasil panen tidak hanya dimanfaatkan sebagai bahan pangan. Sebanyak 25 kilogram sawi tersebut dipasarkan kepada vendor bahan makanan (Bama). Warga binaan yang terlibat juga memperoleh premi sebagai bentuk penghargaan atas hasil kerja mereka.
Baca Juga: Influenza Serang 19.994 Orang
Endang mengatakan, kegiatan pertanian memiliki manfaat ganda bagi warga binaan. Selain mendukung ketahanan pangan, aktivitas tersebut menjadi sarana pembinaan kemandirian melalui keterampilan bercocok tanam.
Menurutnya, kegiatan itu bukan hanya tentang menghasilkan pangan. Namun, juga memberikan keterampilan dan pengalaman kerja kepada warga binaan. “Setiap hasil kerja mereka tetap diberikan premi sebagai bentuk penghargaan atas kontribusinya,” ujar Endang.
Baca Juga: Mitsubishi Ajak Keluarga Surabaya Bergerak Bersama
Dia menegaskan, keterlibatan warga binaan dalam kegiatan produktif merupakan bagian dari pembinaan kemandirian. Aktivitas tersebut diarahkan untuk memberikan keterampilan dan pengalaman kerja. Alias bukan sekadar memanfaatkan tenaga warga binaan.
Salah seorang warga binaan, Dafni mengaku senang bisa terlibat dalam proses budidaya hingga panen. Menurut dia, kegiatan itu memberikan pengalaman baru dalam bercocok tanam. “Senang bisa ikut dari merawat sampai panen. Kami jadi belajar cara bertani dan hasil kerja kami juga dihargai melalui premi,” pungkas Dafni.
Editor : Fajar Andre Setiawan