KABUPATEN, RADAR MALANG – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Kawi, Kabupaten Malang, telah membakar sekitar 385 hektare lahan. Data Pos Lapang Merkusi hingga Minggu (20/9) malam itu mencakup tiga kecamatan, yakni Wagir, Ngajum, dan Wonosari. Tim gabungan masih melakukan pemantauan dan pemadaman darat untuk mengantisipasi munculnya kembali api.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Malang Purwoto mengatakan, Kecamatan Wagir menjadi wilayah dengan luasan area terbakar terbesar, yakni 362 hektare. Sementara itu, 18 hektare berada di Kecamatan Ngajum dan 5 hektare di Kecamatan Wonosari.
"Untuk Pos Lapang Merkusi, luas area yang terbakar sekitar 385 hektare. Rinciannya 362 hektare di Wagir, 18 hektare di Ngajum, dan 5 hektare di Wonosari," ujar Purwoto.
Tim Gabungan Sisir Sejumlah Puncak
Menurut Purwoto, pendataan luasan kebakaran dilakukan menggunakan sistem pengumpulan koordinat untuk mengetahui sebaran area terdampak. Di sisi lain, tim gabungan masih melakukan observasi dan pemadaman darat di sejumlah titik.
Baca Juga: Karhutla di Gunung Kawi Padam, Petugas Tetap Lanjutkan Penyisiran Sisa Api
Dari Pos Pantau Keraton, tujuh personel bergerak menuju Puncak Pitrang. Tim berangkat pukul 07.00 dan tiba sekitar pukul 18.00. Sementara itu, 28 personel dari Pos Pantau Merkusi menuju Puncak Batu Tulis. Mereka berangkat pukul 07.30 dan tiba sekitar pukul 22.00.
Adapun tujuh personel dari Pos Pantau Dalisodo bergerak menuju Puncak Gunung Malang dan tiba sekitar pukul 16.00.
Hasil observasi di sejumlah lokasi belum menemukan nyala api maupun asap tebal. Meski demikian, kepulan asap masih terlihat di beberapa titik. Asap tersebut berasal dari bara pohon mati yang masih membutuhkan pemantauan dan pendinginan, salah satunya di kawasan Gunung Gentong Kucur.
Water Bombing Dilakukan 12 Kali
Selain melalui jalur darat, penanganan karhutla juga dilakukan melalui udara. BPBD Provinsi Jawa Timur telah melaksanakan 12 kali water bombing untuk membantu pemadaman.
Baca Juga: Karhutla Gunung Kawi Makin Meluas, Area Terbakar Capai 1.538 Hektare
"BPBD Provinsi Jawa Timur juga telah melaksanakan 12 kali water bombing dengan fokus pemadaman di Blok Pitrang Barat, wilayah Kabupaten Blitar," kata Purwoto.
Pipa Air Warga Terputus akibat Kebakaran
Karhutla di kawasan Gunung Kawi juga berdampak pada jaringan distribusi air bersih warga. Saluran pipanisasi air minum di jalur Gunung Gentong terbakar sehingga aliran air menuju Dusun Sumbersari, Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, terputus.
Purwoto meminta seluruh tim di pos lapang dan pos pantau terus melakukan observasi serta penanganan. Pemantauan berkelanjutan diperlukan untuk mengantisipasi munculnya kembali api maupun asap di kawasan terdampak.
Editor : Aditya Novrian