Finalis Duta Kebudayaan Malang 2026 Unjuk Gigi Menjawab Persoalan Pelestarian Budaya dan Pariwisata Malang

Muchammad Nasrulloh Assidiqi • Dipublikasikan Sabtu, 10 Oktober 2026 | 21:15 WIB
Grand Final Duta Kebudayaan Cilik dan Remaja 2026
Grand Final Duta Kebudayaan Cilik dan Remaja 2026

Malang, Radar Malang –  Para finalis Pemilihan Duta Kebudayaan Cilik dan Remaja unjuk gigi dalam menjawab pertanyaan terkait persoalan kebudayaan dan pariwisata Malang.

Kegiatan tanya jawab tersebut merupakan salah satu komponen penting bagi juri untuk menentukan duta kebudayaan tahun 2026.

Tidak semua finalis berkesempatan mengikuti sesi tanya jawab ini. Kegiatan ini dikhususkan hanya untuk finalis yang terpilih. 

Ya, setelah berlangsung selama berbulan-bulan, Pemilihan Duta Kebudayaan Cilik dan Remaja telah resmi usai hari ini, Sabtu (10/10), sore.

Lokasi wisata, Jawa Timur Park 3,  dipilih sebagai lokasi puncak gelaran pencarian ikon generasi muda pelestari kebudayaan tersebut. 

Baca Juga: Dukung Amare Amodia, Putri Daerah Malang, Calon Duta Budaya Jawa Timur 2025

Baca Juga: Tauqit Mukhlis: Pemuda Pelopor Budaya Sukses Gelar Sinergi Inovasi Bersama Albany Pasya Lewat Kepeloporan Advokasi Duta Kebudayaan Cilik Malang

Bertempat di Wisata Party Hall Jatim Park 3, finalis yang telah diumumkan pada tanggal 8 September lalu, memperkenalkan diri secara langsung di depan audiens yang mayoritas adalah orang tua yang mendukung putra-putri mereka.

Dari 22 finalis dari kategori cilik dan remaja yang terpilih mengikuti acara tersebut, terdapat tiga finalis teratas yang terpilih baik dari kategori duta kebudayaan cilik maupun kategori duta kebudayaan remaja. 

Satu dari tiga finalis tersebut dipilih melalui mekanisme voting yang dilakukan oleh masyarakat. Ketiga finalis yang terpilih dari dua kategori tersebutlah yang mengikuti sesi tanya jawab.

Lebih lanjut, para finalis tidak mengetahui pertanyaan yang akan ditanyakan. Para finalis yang terpilih dipersilakan untuk memilih amplop yang berisi pertanyaan yang akan ditanyakan oleh pembawa acara.

Baca Juga: Museum Baru Hadir di Jatim Park 1! Mega Science Center & Budaya Trial Opening Hari Ini

Baca Juga: Ingin Wisata Sambil Belajar Sejarah? Ini 4 Museum di Malang yang Bisa Dikunjungi

Pertanyaan yang ditanyakan kepada  tiga finalis  teratas bersumber pada persoalan kebudayaan yang terjadi hari ini.

Permasalahan seperti menurunnya minat anak muda dalam mengunjungi museum dan menjadikan batik sebagai gaya hidup merupakan jenis persoalan yang diangkat. Persoalan tersebut yang kemudian harus dipaparkan solusinya oleh finalis di hadapan dewan juri.

Adapun dewan juri terdiri dari pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Grand Winner Putra Kebudayaan Jawa Timur 2026, dan Putri Budaya Indonesia Jawa Timur 2026.

Baca Juga: Ingin Produktif di Malam Hari? Ikuti Color Night Run di Taman Krida Budaya Malang

Baca Juga: 5 Wisata di Kota Batu yang Cocok untuk Healing, dari Taman Bunga hingga Air Terjun

Menjawab pertanyaan tersebut, para finalis menjawab dengan mengajukan sebuah solusi berupa program yang akan dijalankan.

“Cara saya untuk melestarikan museum di Kota Malang adalah dengan cara menggunakan advokasi saya yaitu ‘Strolling Around With Marsha’,”

"Yang berfokus pada wisata dan budaya di Kota Malang,"

"Dengan begitu, saya akan mengunjungi museum lalu membuatnya menjadi konten dan mengeditnya semenarik mungkin agar anak-anak zaman sekarang menyukai dan ingin mengenali museum yang berada di Kota Malang,” jelas Marsha, salah satu dari tiga finalis saat menjawab persoalan meningkatkan minat anak muda terhadap museum.

Baca Juga: Wisata Ramah Anak di Tengah Kota Malang, Ada Beragam Wahana hingga Aktivitas Seru di Piataland

Baca Juga: Akses Wisata Bromo via Jemplang Malang Ditutup akibat Kebakaran Savana Pengol

 

 

Editor : Aditya N. Rian
Duta Kebudayaan Cilik & Remaja 2026 Tanya Jawab Grand Final