MALANG KOTA, RADAR MALANG - Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menerima kritikan terkait rencana retret ratusan kepala sekolah. Pemkot Malang menyatakan program itu belum final. Ada peluang dilakukan evaluasi.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menjelaskan rencana retret kepala sekolah masih sebatas usulan dari dinas terkait. Dia menyebut, gagasan muncul setelah persoalan yang berkaitan dengan kepala sekolah SMPN 18 Kota Malang.
Baca Juga: Rencana Retreat Kepala Sekolah Disorot Dewan, Dinilai Pemborosan Anggaran
"Baru usulan dari dinas," kata Wahyu. Dari sisi tujuan, Wahyu mengatakan, kegiatan tersebut dimaksudkan memberikan pemahaman kepada kepala sekolah. Agar kejadian serupa dengan persoalan yang di SMPN 18 tidak terulang
Meskipun demikian, dia mengakui efektivitas program tersebut masih perlu dipastikan melalui penjelasan dari kepala dinas. "Kalau memang sampai saat ini retreat dianggap tidak efektif, bisa saja digeser. Tetapi nanti akan menjadi SiLPA (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran) karena sudah teranggarkan," jelas Wahyu.
Terkait anggaran sekitar Rp 300 juta yang menjadi sorotan, Wahyu menilai nominal tersebut tidak terlalu besar. Karena hanya digunakan untuk konsumsi, seragam peserta, hingga honorarium narasumber. Tidak ada honor untuk peserta.
Editor : Andika Satria Perdana