Karena keunikannya itu, banyak orang yang penasaran dan ingin melihat langsung pohon pisang raja sewu milik pasutri Masrukan - Mutiatun ini.
Mutiatun mengungkapkan, pohon pisang tersebut berusia sekitar 8 bulan. Bibit pisang ia peroleh dari seorang kerabat dari Blitar.
Saat awal-awal ditanam, pohonnya tidak tumbuh besar, jantung pisang pun sangat kecil. ”Namun, tiba-tiba pohonnya semakin meninggi dan jantung buahnya semakin membesar,” ujar perempuan 57 tahun ini.
Saat ini meskipun tandan buah pisang tumbuh panjang, daunnya terlihat kering. ”Karena anaknya diambil, jadi sepertinya langsung layu daunnya,” jelas Mutiatun.
Sejauh ini, Mutiatun belum berniat memotong tandang pisang. Termasuk ontong atau jantung pisangnya.
”Tapi, setiap hari saya bersihkan. Ontongnya masih termasuk besar. Jadi, masih akan tumbuh buah pisang terus sepertinya,” jelasnya.
Pewarta: Ilmi
Foto: Darmono
Editor: Indra M Editor : Mufarendra