Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Anggaran Rp 1,3 T Belum Terserap, Kota Malang Dibayangi SILPA Tinggi

Mufarendra • Selasa, 4 Agustus 2020 | 18:24 WIB
Pegawai Pemkot melihat maket mini Block Office, proyek yang direalisasikan tahun ini. Foto: Darmono/Radar Malang
Pegawai Pemkot melihat maket mini Block Office, proyek yang direalisasikan tahun ini. Foto: Darmono/Radar Malang
KOTA MALANG - Hingga akhir Juli, serapan APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Kota Malang hanya mencapai Rp 962,8 miliar. Bila melihat total anggaran yang sebesar Rp 2,3 triliun, artinya masih ada sekitar Rp 1,3 triliun yang belum digunakan.

Bayang-bayang SILPA (sisa lebih penggunaan anggaran) tinggi pun muncul. Bahkan, sangat mungkin  melampaui SILPA APBD 2019 yang mencapai Rp 743 miliar.

Masih rendahnya angka serapan APBD 2020, membuat DPRD Kota Malang cemas. Serapan yang rendah bisa menjadi indikator rendahnya kinerja eksekutif.

"Kami akan terus kawal sesuai tugas dan fungsi agar program kerja eksekutif maksimal di waktu sisa ini," kata Ketua DPRD Kota Malang I Made Rian Diana Kartika, Selasa (4/8).

Made mengatakan, DPRD sudah melakukan hearing dengan eksekutif. Terutama OPD (organisasi perangkat daerah) yang memiliki program besar.

"Lebih lima kali kami melakukan hearing. Kami akan terus lakukan agar programnya berjalan maksimal," terang politikus PDIP ini.

Dia juga berharap agar proses PAK tahun ini bisa berjalan sesuai dengan jadwalnya. Sehingga, program-program yang belum terlaksana di APBD murni bisa dijalankan di PAK. "Karena kalau nggak maksimal, nanti SILPA-nya akan besar," ungkap dia.

Pewarta: Imam Nasrodin

  Editor : Mufarendra
#Silpa #APBD 2020 #pembangunan kota malang #Kota Malang #proyek kota malang