Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Gen Z Dominasi Populasi Penduduk Jatim

Shuvia Rahma • Sabtu, 23 Januari 2021 | 14:24 WIB
Struktur penduduk di Jawa Timur didominasi generasi Z dan Milenial menurut data hasil sensus terbaru.(Humas Pemprov Jatim)
Struktur penduduk di Jawa Timur didominasi generasi Z dan Milenial menurut data hasil sensus terbaru.(Humas Pemprov Jatim)
RADARMALANG - Kaum Gen Z (generasi Z) dan milenial mendominasi jumlah penduduk di Jawa Timur. Berdasarkan sensus penduduk 2020, Jawa Timur memiliki 40,67 juta jiwa, dimana komposisi tertinggi adalah generasi Z dengan persentase sebesar 24, 80 persen dan generasi milenial sebesar 24,32 persen.

Generasi Z adalah penduduk yang lahir pada 1997 hingga 2012 atau saat ini berusia 8 sampai 23 tahun. Sedangkan, generasi milenial yang lahir dalam kurun waktu 1981–1996.

Laporan sensus penduduk menyebut, jumlah penduduk di Provinsi Jawa Timur tercatat meningkat sebesar 0,79 persen. Sensus yang berlangsung Februari–Maret, serta diperpanjang hingga Mei tahun lalu, memperoleh data total jumlah penduduk Jatim kini sebanyak 40,67 juta jiwa.

”Luas wilayah provinsi Jawa Timur 47,8 ribu kilometer persegi. Dengan begitu tingkat kepadatan penduduk Jawa Timur mencapai 851 jiwa per kilometer persegi,” kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa seperti dilansir dari jawapos, Sabtu (23/1).

Dia membandingkan berdasar data Sensus 2010, jumlah penduduk di Jawa Timur sebanyak 37,48 juta jiwa, yang berarti laju pertumbuhan penduduk saat ini mencapai 0,79 persen. Menurut hasil Sensus 2020, daerah dengan jumlah penduduk tertinggi adalah Kota Surabaya, yaitu 2,87 juta jiwa. Sedangkan daerah dengan jumlah penduduk paling rendah adalah Kota Mojokerto, sebanyak 132,43 ribu jiwa.

”Data Sensus Penduduk 2020 juga mengulas pegelompokan wilayah berdasar budaya yang merujuk pemikiran Budayawan Ayu Sutarto, yakni wilayah Mataraman, Arek, Pandalungan, dan Madura. Dari pengelompokan itu, persentase jumlah penduduk tertinggi ada di Mataraman sebanyak 34,62 persen, selanjutnya Arek 38,86 persen, Pandalungan 24,67 persen, dan Madura 9,85 persen,” terang Khofifah.

Ketua Umum Muslimat Nahdlatul Ulama itu juga merinci jumlah penduduk terkini berdasar jenis kelamin, terbanyak adalah perempuan 50,10 persen dan lelaki 49,90 persen. ”Rasio jenis kelamin penduduk 99,60. Artinya terdapat 99 hingga 100 lelaki untuk setiap 100 perempuan,” ujar Khofifah.

Pada bagian komposisi usia jumlah penduduk, Khofifah menandaskan, proporsi penduduk usia 15 sampai 64 tahun paling tinggi, yaitu 71,65 persen. Persentase itu tercatat meningkat dibanding dengan data Sensus 2010 yang hanya 68,34 persen.

”Peningkatan juga terjadi pada proporsi penduduk usia 65 tahun ke atas yang terdata sebanyak 8,20 persen. Meningkat dibanding 10 tahun lalu yang hanya 7,07 persen,” tutur Khofifah.

Sebaliknya, proporsi jumlah penduduk berdasar usia turun pada kategori usia 0 sampai 14 tahun, yang terdata sebesar 20,15 persen. Pada 2010, proporsi jumlah penduduk pada usia tersebut berada di angka 24,59 persen.

”Data sensus penduduk terbaru ini penting untuk menentukan kebijakan pemerintah,” ucap Gubernur Khofifah.


Sumber: Jawapos Editor : Shuvia Rahma
#sensus penduduk #gubernur jatim khofifah indar parawansa #indonesia #generasi milenial #Gen Z #Nasional