Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Viral! Dokter Gigi Ini Klaim Bisa Tahu Kegiatan Seks Pasiennya

Shuvia Rahma • Minggu, 28 Februari 2021 | 03:30 WIB
Ilustrasi dokter gigi memeriksa pasien (unsplash/ist)
Ilustrasi dokter gigi memeriksa pasien (unsplash/ist)
RADAR MALANG – Akun TikTok milik dokter gigi asal Michigan bernama Huzefa Kapadia mendadak viral. Ia mengaku bisa mengetahui kapan pasiennya melakukan oral seks dengan melihat mulutnya. Video tersebut telah ditonton sebanyak 4,8 tampilan dan disukai sebanyak 4,3 juta.

Dilansir dari Health, Sabtu (27/2), berawal dari pertanyaan seorang followersnya di akun Kapadia @dentite, ia membenarkan pertanyaan followernya tersebut. Kapadia lalu menjelaskan ketika suatu benda terus menerus mengenai langit-langit mulut, kegiatan itu akan menimbulkan memar atau iritasi.

“Memar di langit-langit mulut tersebut namanya adalah petechiae palatal,” ujarnya.

Jika petechiae palatal berlebihan, tentu akan berdampak buruk. Dokter gigi lain melalui TikTok juga, membenarkan hal tersebut. Adalah Brad Podray melalui akunnya @thyrants mengatakan dalam videonya, jika seorang dokter gigi terkadang memang mengetahui hal seperti itu.

Podray kemudian menanggapi hal tersebut dengan sebuah laporan kasus pada tahun 2018 ketika seorang pria berumur 47 tahun yang ditemukan adanya lesi di langit-langit mulutnya. Dalam laporan kasus tersebut dituliskan bahwa seks dapat menjadi penyebab potensial munculnya lesi palatal.

Dari kasus tersebut, Podray ingin menyampaikan bahwa orang-orang tidak perlu merasa malu untuk datang ke dokter gigi. Harusnya hal-hal seperti ini tidak menghentikan orang-orang untuk tetap datang melakukan pengecekan pada giginya.

Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Pennsylvania, Mark Wolff, DDS, PhD, memberi tahu bahwa dokter gigi cukup sering melihat fenomena ini, meskipun tidak terlalu umum. Menurutnya, memar ini dapat terjadi karena pembuluh darah yang sedikit pecah akibat penyedotan.

Jika seseorang mengalami petechiae palatal, memar tersebut juga akan sembuh. Wolff mengatakan bahwa memar tersebut akan sembuh seperti jenis memar lainnya. Meski bisa berlangsung selama berhari-hari hingga seminggu atau lebih, kondisi tersebut tidak akan menyebabkan kerusakan yang permanen.

Sementara itu, Podray juga menegaskan bahwa ini bukanlah masalah besar. Dokter gigi tidak dengan sengaja mencari atau menghakimi siapa pun dengan kegiatan seks pasiennya. Sehingga jangan biarkan hal ini menghalangi untuk melakukan pengecekan gigi secara rutin atau prosedur gigi lainnya.

Penulis: Aulia Hamazunnisa Editor : Shuvia Rahma
#Viral #lesi palatal #TikTok #petechiae palatal