Kepala DTPHP Kabupaten Malang Budiar Anwar menuturkan, pihaknya telah memetakan lahan sawah baru sebagai pengganti. "Lokasinya ada di Kecamatan Kromengan dan Kecamatan Jabung. Kalau tidak salah hampir 40 hektare," kata Budiar, kemarin (3/12).
Seperti diketahui, pergeseran lahan pertanian menjadi kawasan permukiman maupun industri merupakan hal yang tidak terelakkan saat investasi masuk. Secara keseluruhan, Budiar mengatakan, luas LP2B di Kabupaten Malang berada pada angka 45.888,23 hektare.
Selain di Jabung dan Kromengan, Budiar menyebut, lahan pertanian potensial juga ada di Kecamatan Donomulyo. "Di sana tanamannya jagung, tapi tetap masuk kategori tanaman pangan," katanya.
Namun Budiar juga tidak menampik bahwa ada beberapa faktor yang menyebabkan pihaknya kesulitan mencetak sawah baru. "Yang utama, kami terkendala alat berat, sehingga ke depan kami akan menggandeng cipta karya (DPKPCK) dan PUSDA untuk membuat lahan sawah baru," sambung Budiar.
Selain itu, mantan Kabag Humas Setda Kabupaten Malang itu juga menyiapkan strategi guna mencapai target produksi tanaman pangan. "Tanaman pangan ini kan tidak hanya padi. Ada jagung, kedelai, singkong, pisang, porang, sukun, ganyong, dan masih banyak yang lain," terang Budiar. Sebab masing-masing tanaman tersebut juga punya kecenderungan produktivitas yang baik pada kondisi lahan maupun klimatologi yang berbeda di setiap daerah. Editor : Mahmudan