KEPANJEN - Ini bisa menjadi referensi bagi Anda para penghobi nongkrong. Munculnya lokasi baru itu setelah berdiri Shisha Queen Laounge dan Cafe di Jalan Panji, Kelurahan Panarukan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, kemarin (12/12)
Shisha merupakan aktivitas mengisap tembakau Arab dengan perangkat yang terdiri atas pipa. Pipa yang biasanya terbuat dari hookah atau bong itu lantas tersambung dengan selang panjang.
Pemilik Shisha Queen Lounge & Cafe Ririn Indah itu memaparkan alasan membuka tempat untuk mengisap rokok ala timur tengah (shisha). "Saya memilih membuka tempat Shisha ini untuk menyalurkan hobi. Saya suka menghisap Shisha," ucap Ririn saat ditemui di Shisha Queen Lounge & Cafe, Jalan Panji IIE, Kelurahan Panarukan, Kecamatan Kepanjen.
Ririn menjelaskan, ini merupakan salah satu tempat untuk menghisap Shisha yang menggunakan Liquid Tombacco terbaik dan berkualitas dari Jerman.
"Kita bekerja sama dengan Jerman. Kita pakai Liquid Tombacco, ada 20 rasa. Kalau di Malang merupakan khas apel, jadi kita juga ada rasa apel," jelasnya.
Ririn mengaku, pembukaan Shisha Queen Lounge dan Cafe ini berawal dari keisengannya untuk menyalurkan hobi menghisap shisha, dan ternyata di wilayah Kepanjen ini banyak peminat shisha.
"Kebetulan saya kerja sama dengan produk terbaru tombacco, dan baru di launching, untuk hari ini (Sabtu 11/12) spesial harga, besok (hari ini) udah normal," terangnya.
Ririn menegaskan, dalam satu bong shisha tersebut, harganya sangat terjangkau, untuk hari kerja (weekday) yakni Senin hingga Jumat dibandrol Rp50.000, atau beli dua bong dapat satu. "Sedangkan untuk weekend kita patok harga Rp60.000 untuk satu bongnya. Harga segitu sangat murah dibandingkan dengan di Jakarta yang mencapai Rp100 ribu," ulasnya.
Selain menyediakan shisha, Shisha Queen Lounge dan Cafe juga menyiapkan berbagai menu makanan yang rasanya tak kalah dengan resto-resto ternama, dan harganyapun sangat terjangkau. "Menu makanan juga ada masakan eropa (western food), seperti pizza, burger, dan sebagainya,," tukasnya.(*/dan) Editor : Mahmudan