Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kota Malang Tunda Pembelajaran Tatap Muka Hari Ini. Berikut Alasannya!

Mardi Sampurno • Senin, 7 Maret 2022 | 23:00 WIB
ILUSTRASI:Siswa di SMP Negeri 6 Malang saat melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan protokol kesehatan ketat beberapa waktu lalu. (Darmono/Radar Malang)
ILUSTRASI:Siswa di SMP Negeri 6 Malang saat melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan protokol kesehatan ketat beberapa waktu lalu. (Darmono/Radar Malang)
MALANG KOTA – Disdikbud Kota Malang menunda rencana kembali menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) hari ini (7/3). Hal itu dipicu belum adanya lampu hijau dari Satgas Covid-19 Kota Malang. Hal itu diperkuat dengan belum adanya nota dinas terkait pelaksanaan PTM ke sekolah.

Kepastian belum turunnya nota dinas terkait pelaksanaan PTM dikatakan Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Negeri Kota Malang Drs Burhanuddin MPd. Dia mengatakan, hingga hari Minggu (6/3), pihak sekolah belum mendapatkan petunjuk teknis pelaksanaan PTM. "Belum turun nota dinas sampai sekarang. Kami tentu masih menunggu kepastian PTM," ujar pria yang juga Kepala SMPN 5 itu.

Untuk diketahui,  rencana kembali digelarnya PTM di Kota Malang bakal menggunakan skema baru. Sebelumnya, pembelajaran tatap muka dilaksanakan dengan kapasitas 100 persen. Namun kebijakan tersebut dihentikan akibat melonjaknya kasus Covid-19 pada bulan Februari lalu. Pada skema baru, PTM bakal dilaksanakan dengan kapasitas maksimal 50 persen. PTM juga dibagi dalam dua shift, ada jadwal pagi dan siang. Untuk shift pagi, mulai 07.00 sampai 11.00 WIB, sedangkan siang mulai pukul 13.00 sampai 15.00 WIB.

Lebih lanjut Burhanuddin mengungkapkan, meskipun nota dinas belum diketahui kapan bakal diturunkan pihak sekolah akan selalu siap setiap saat untuk melakukan PTM. Satuan pendidikan di Kota Malang menyadari bahwa kebijakan terkait PTM ini akan cepat berubah, tergantung situasi pandemi Covid-19. Sehingga, pihak sekolah selalu siap dengan perubahan yang sering kali mendadak. "Karena kami tidak bisa prediksi bulan depan itu PTM 100 persen atau 50 persen. Kalau misalnya besok diperintahkan PTM terbatas, kemungkinan bisa kami lakukan. Jadi siap setiap saat," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang Suwarjana SE MM mengakui rencana PTM masih ditunda. Melalui pesan singkat, Suwarjana membenarkan PTM di Kota Malang mengalami penundaan. Hal itu karena Disdikbud belum mengantongi izin dari Satgas Covid-19 Kota Malang untuk menggelar kembali PTM. "Iya benar sementara PTM ditunda. Nanti kami informasikan lebih lanjut kapan pelaksanaanya,"  terang Suwarjana.

Sama halnya dengan jenjang SD dan SMP, pelaksanaan PTM juga belum bisa dilakukan di jenjang SMA. Hal itu diungkapkan Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Negeri Kota Malang Anis Isrofin SPd MPd. Dia menuturkan, seluruh Kepala SMA di Kota Malang belum menerima nota dinas dari Cabang Dinas Pendidikan wilayah Kota Malang - Batu terkait pelaksanaan PTM. Itu artinya, pelaksanaan PTM pada tingkat SMa belum bisa dilakukan dalam waktu dekat ini. "Terkait PTM ada pembicaraan tetapi sebatas informal. Intinya kami menunggu nota dinas dari Cabdin wilayah Kota Malang dan Batu," tutur wanita yang juga menjabat Kepala SMAN 8 Kota Malang itu.

Belum adanya kebijakan PTM di tingkat SMA cukup beralasan karena pada jenjang tersebut tercatat menjadi salah satu penyumbang angka Covid-19 tertinggi di Kota Malang dari klaster sekolah. Sehingga Cabang Dinas Pendidikan Kota Malang harus dilakukan persiapan secara matang, untuk menggelar kembali PTM di wilayahnya. Demi menghindari kejadian serupa tak terulang kembali. (adk/nay) Editor : Mardi Sampurno
#Satgas Covid-19 #Izin #pembelajaran tatap muka #radar malang #disdikbud kota malang