Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat mengatakan, pihaknya rutin menyiagakan polantas karena ancaman kecelakaan di Kabupaten Malang masih tinggi. Itu karena jumlah kendaraan terus bertambah, sementara ruas jalan tetap.
”Inilah yang menuntut kehadiran polantas untuk memberikan pelayanan di bidang pengaturan lalu lintas," ujar Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat, kemarin.
Perwira polisi dengan dua melati di pundaknya itu menambahkan, rasio polisi dan masyarakat di wilayah Kabupaten Malang tidak ideal. Rasionya 1 banding 2.500. Artinya, satu polisi melayani 2.500 warga.
Terpisah, Kasatlantas Polres Malang AKP Agung Fitransyah menyampaikan, polantas akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat pengguna jalan. Juga akan terus memberikan edukasi tentang keselamatan di Jalan. “Seperti kita ketahui bahwa jalan raya adalah salah satu penyumbang utama angka kematian di dunia. Oleh karena itu, polantas harus berada di jalan untuk memberikan rasa aman kepada pengendara,” kata Agung.
Disinggung mengenai titik yang dijaga polantas, Agung menyebut beberapa kawasan. Di antaranya simpang 3 industri di Kecamatan Pakis, Jalan Raya Lesti di Desa Patokpicis, Kecamatan Wajak, dan simpang 4 Pasar Brongkal di Kecamatan Pagelaran. Juga simpang 3 Senggreng di Kecamatan Sumberpucung. (fin/dan) Editor : Mahmudan