Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tahun Depan, Jalan Pusat Ibu Kota Dilebarkan

Mahmudan • Senin, 28 Maret 2022 | 16:00 WIB
INFRASTRUKTUR: Jalan Panji, Kecamatan Kepanjen yang berada di area pusat perkantoran tersebut akan dilebarkan pada 2023 depan.
INFRASTRUKTUR: Jalan Panji, Kecamatan Kepanjen yang berada di area pusat perkantoran tersebut akan dilebarkan pada 2023 depan.
KEPANJEN - Perubahan wajah Ibu Kota Kepanjen dimulai tahun depan, 2023. Langkah pertama yang dilakukan adalah melebarkan Jalan Panji. Sebab, sepanjang jalan ini masuk kawasan Panji Central Business District (CBD). Juga menyatu dengan Alun-Alun Kepanjen.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang Khairul Isnaini Kusuma mengatakan, wajah jalan utama depan Pendapa Panji Kabupaten Malang itu harus berubah. ”Pelebaran Jalan Panji akan mengubah wajah kota. Ini juga sesuai dengan visi Alun-Alun Kepanjen sebagai fasilitas publik," ujar Oong, sapaan akrab Khairul Isnaini Kusuma, kemarin.

Jalan Panji memiliki panjang sekitar 2,4 kilometer. Ini dihitung dari pertigaan lampu merah kantor PLN Kepanjen sampai perempatan Yonzipur. Di sepanjang jalur tersebut terdapat empat instansi strategis. Yakni, Pendapa Panji Pemkab Malang, markas Kodim 0818 Kabupaten Malang-Batu, gedung DPRD, dan RSUD Kanjuruhan. Selain itu, terdapat pula kantor sejumlah OPD Pemkab Malang, PMI sampai Pengadilan Negeri (PN) Kepanjen.

Oong menyebut, belum ada anggaran yang tersusun bagi perubahan wajah Jalan Panji. ”Karena, kami merencanakan ini bisa realisasi tahun 2023 depan. Kami sedang koordinasi dengan Dinas PU Bina Marga," tandas Oong.

Meski belum ada perencanaan teknis, Bupati Malang telah meminta OPD mewujudkan ini. Sehingga sampai saat ini, ada beberapa gambaran kasar perubahan Jalan Panji. Pertama, Pemkab Malang akan mengganti pohon-pohon di pinggir jalur tersebut.

Oong menyebut, pohon akan diganti dengan yang lebih sesuai untuk jalan lebar.

"Kedua, saluran irigasi di Jalan Panji akan kami pasang box culvert. Sehingga bisa dilewati kendaraan. Hasilnya, Jalan Panji akan lebih lebar dan bisa mengakomodasi perubahan wajah kota," terangnya.

Menurutnya, perubahan wajah kota ini bakal terlaksana bersamaan dengan perbaikan geometri perempatan Yonzipur. Sebelum dibangun, pemkab melakukan feasibility study dan Detail Engineering Design (DED). Setelah perencanaan finish, Pemkab Malang baru bisa menganggarkan biaya pembangunannya di APBD 2023.

Oong berharap perubahan wajah lewat pelebaran Jalan Panji akan melahirkan kompleks bisnis utama. Yaitu, Panji Central Business District atau PCBD. "Ini melengkapi Alun-Alun Kepanjen dan mengakomodasi Panji Central Business District. Tahapan jangka pendek yang bisa kita lakukan adalah perencanaan," tutup Oong.(fin/dan) Editor : Mahmudan
#Infrastruktur #Jalan panji #Ibu kota Kabupaten Malang