Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Satgas Pangan Sidak, Ini Kondisi Minyak Goreng

Mahmudan • Sabtu, 2 April 2022 | 16:30 WIB
SIDAK PASAR: Personel dari Satgas Pangan Kabupaten Malang dan Polres Malang memantau persediaan sembako di Pasar Kepanjen, kemarin (1/4).
SIDAK PASAR: Personel dari Satgas Pangan Kabupaten Malang dan Polres Malang memantau persediaan sembako di Pasar Kepanjen, kemarin (1/4).
KEPANJEN — Polres Malang bersama Satgas Pangan Kabupaten Malang bergerilya memantau persediaan sembako di pasaran. Pemantauan dilakukan di sejumlah pasar tradisional untuk memastikan agar persediaan aman hingga Lebaran.

Kemarin (1/4), pemantauan dilakukan di Pasar Kepanjen. “Ini merupakan tindak lanjut program Kapolres Malang. Di antaranya melakukan survei langsung ke pedagang-pedagang, termasuk di Pasar Kepanjen,” ujar Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat melalui Kasatreskrim AKP Donnny Kristian Bara’langi, kemarin.

”Satgas Pangan mengategorikan wilayah Kabupaten Malang, utamanya Kepanjen masih terpantau aman,” tambah Donny.

Dia mengatakan, Satgas Pangan berupaya mengawasi stok kelangkaan minyak goreng yang akhir-akhir ini terjadi di hampir semua daerah di Indonesia. “Pemerintah serta instansi terkait lainnya tanpa henti berupaya mencukupi ketersediaan bahan pokok. Apalagi di tengah-tengah kebutuhan para konsumen yang tinggi saat Ramadan,” jelas Donny.

Sementara itu, pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Kabupaten Malang Agung Purwanto menambahkan, persediaan sembako masih aman. Namun, harga sejumlah komoditas mulai merangkak naik.

Tetapi, Agung menyebut kenaikannya tidak drastis. Misalnya beras berkisar Rp 10 ribu hingga Rp 12 ribu per kilogram. Kemudian gula pasir Rp 13.500 hingga Rp 14 ribu per kilogram, daging sapi terpantau seharga Rp 115 ribu per kilogram. Untuk ayam potong berkisar Rp 34 ribu, ayam kampung Rp 65 ribu, serta telur ayam Rp 24 ribu per kilogram.

Dia menilai, kenaikan harga tidak terlalu tinggi. Meski begitu, pihaknya berusaha maksimal untuk mengendalikan agar tidak membebani masyarakat. “Itu upaya pemerintah dalam (mengendalikan harga) adalah memastikan stok aman jelang Ramadan. Dengan harapan, harga di pasar tetap stabil," terang Agung.(fin/dan) Editor : Mahmudan
#satgas pangan #Kabupaten Malang #Minyak Goreng