Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tiga Bulan Lagi Pasar Sumedang Harus Sudah Beroperasi

Mahmudan • Senin, 11 April 2022 | 17:00 WIB
TUNGGU OPERASIONAL: Gedung baru Pasar Sumedang di Kelurahan Cepokomulyo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang tersebut sudah rampung sejak 2021 lalu. Namun hingga kini belum beroperasi.
TUNGGU OPERASIONAL: Gedung baru Pasar Sumedang di Kelurahan Cepokomulyo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang tersebut sudah rampung sejak 2021 lalu. Namun hingga kini belum beroperasi.
KEPANJEN — Masih belum dioperasikannya Pasar Sumedang membuat wakil rakyat geregetan. Karena pembangunan pasar di Kelurahan Cepokomulyo, Kecamatan Kepanjen itu rampung sejak 2021 lalu, legislator mendesak segera ada serah terima aset, kemudian Pasar Sumedang dioperasikan.

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Malang Zia Ulhaq meminta Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) serta dinas perindustrian dan perdagangan (disperindag) tak lagi menunda-nunda serah terima gedung. Sebab, gedung sudah rampung dibangun.

“Tunggu apa lagi? Harus akselerasi. Kita perlu memberi kepastian kepada masyarakat, dalam hal ini pedagang. Kalau soal retribusi dan lainnya kan bisa mengikuti belakangan," ujar Zia, kemarin.

Menurut Zia, pasar telah ready untuk serah terima. Itu setelah dewan melakukan sidak (inspeksi mendadak). Hasil evaluasi dari dewan juga telah digarap oleh DPKPCK Kabupaten Malang beberapa waktu lalu. Sehingga tak ada lagi yang tersisa dibangun untuk gedung Pasar Sumedang.

Informasinya, serah terima Pasar Sumedang bakal berlangsung usai Idul Fitri. Tetapi Zia tidak bisa memastikannya. Hanya saja, Komisi III DPRD Kabupaten Malang memberi deadline 3 bulan. Sehingga maksimal Juli mendatang sudah dilakukan serah terima. Pedagang juga mulai masuk ke dalam pasar.

"Saya minta tiga bulan harus selesai semuanya. Karena saya telah mengecek ke lokasi pasar. Untuk pembangunan dan item evaluasi sudah selesai digarap,” tambahnya.

Selain soal serah terima, Zia mendorong Dinas Perhubungan (Dishub) untuk mempersiapkan parkiran. Karena begitu DPKPCK tuntas membangun parkir, perlu ada pengelolaan retribusi.

Dia mengusulkan agar dishub menerapkan skema one gate atau satu pintu. Dengan harapan, parkiran Pasar Sumedang memakai sistem elektronik.

Dia menyebut, sistem parkir elektronik bisa meniru Stadion Kanjuruhan. Sementara itu, kondisi existing relokasi memang kumuh. Karena area relokasi sementara pedagang kerap diguyur hujan. Sehingga, jalan di relokasi becek dan kotor.

Terpisah, Kepala DPKPCK Kabupaten Malang Khairul Isnaini Kusuma mengatakan, pihaknya sudah memproses serah terima pasar. Dia telah berkoordinasi dengan disperindag untuk memasukkan pedagang ke dalam pasar.

Oong, sapaan akrabnya menyebut, DPKPCK sedang melengkapi berkas pencatatan aset gedung. “Kami sedang mencukupi berkas administrasi secara detail agar tidak ada yang tertinggal ketika serah terima. Begitu proses ini berakhir, kita clean and clear,” kata Oong.(fin/dan) Editor : Mahmudan
#pasar sumedang #Pedagang #Kabupaten Malang