Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Sepekan, 30 Ribu Pemudik Tinggalkan Kota Malang

Mardi Sampurno • Sabtu, 30 April 2022 | 19:13 WIB
TERUS MENINGKAT: Sejumlah penumpang KA di Stasiun Malang Kota Baru hendak berangkat menuju berbagai wilayah. Mayoritas tujuannya yakni Jakarta, Bandung, dan Jawa Tengah. (SUHARTO/RADAR MALANG)
TERUS MENINGKAT: Sejumlah penumpang KA di Stasiun Malang Kota Baru hendak berangkat menuju berbagai wilayah. Mayoritas tujuannya yakni Jakarta, Bandung, dan Jawa Tengah. (SUHARTO/RADAR MALANG)
MALANG KOTA - Arus pemudik yang datang dan pergi di Kota Malang mulai terlihat dalam sepekan terakhir. Cara mudik mereka pun bervariasi. Mayoritas menggunakan kendaraan pribadi. Namun ada juga yang menggunakan transportasi umum seperti bus dan kereta api (KA). Khusus untuk pemudik yang menggunakan transportasi umum, dalam sepekan terakhir sudah ada sekitar 30 ribu penumpang yang meninggalkan Kota Malang. Jumlah itu merupakan akumulasi dari penumpang KA yang berangkat dari Stasiun Malang Kota Baru dan Kota Lama

Serta penumpang yang naik bus dari Terminal Arjosari. Untuk keberangkatan KA, setidaknya menyumbang cukup banyak penumpang, hingga 15.113 orang dalam sepekan terakhir. ”Jumlah itu cukup ada kenaikan jika dibandingkan hari biasa. Sebab kami rata-rata per hari kurang dari dua ribu orang yang berangkat,” jelas Manajer Humas PT KAI Daop 8 Luqman Arif.

Contohnya tersaji sore kemarin (29/4), jumlah penumpang yang berangkat dari Stasiun Malang Kota Baru mencapai 2.587 orang. Para penumpang itu meninggalkan Kota Malang dengan berbagai tujuan. Namun sekitar 80 persen lebih tujuannya adalah jarak jauh. Seperti Jakarta, Bandung dan Jawa Tengah. Tak hanya keberangkatan saja. Luqman juga menjelaskan ada 1.747 penumpang yang turun di Stasiun Malang Kota Baru selama sepekan terakhir. Jumlah itu memang sedikit lantaran para pemudik kebanyakan merupakan warga luar Kota Malang.

Meski demikian, pihaknya tetap memprediksi ada kenaikan jumlah penumpang yang datang dan pergi di Kota Malang selama arus mudik dan balik. ”Dua tahun kemarin kami tak ada angkutan Lebaran, secara otomatis ini nanti ada kenaikan lagi, namun nggak terlalu membeludak,” terang mantan Humas PT KAI Daop 3 Cirebon itu. Tak hanya penumpang PT KAI saja yang panen penumpang mudik selama sepekan terakhir, di Terminal Arjosari juga mencatat ada kenaikan jumlah penumpang.

Hingga kemarin, setidaknya ada 15 ribu penumpang yang pergi meninggalkan Kota Malang. Jika dirata-rata per hari, setidaknya terminal tipe A tersebut mencatatkan 2 ribu penumpang yang meninggalkan Kota Malang. Dari jumlah tersebut, 70 persen di antaranya merupakan penumpang antar kota dalam provinsi (AKDP). ”Karena bus AKDP setiap jam ada dan kalau sehari bisa dicatat jumlah penumpangnya mencapai 1.500 orang,” kata Koordinator Satuan Pelaksana (Korsatpel) Terminal Arjosari Hadi Supeno.

Sementara untuk bus antar kota antar provinsi (AKAP), Hadi juga menjelaskan bila dalam beberapa pekan terakhir ada kenaikan jumlah penumpang. Biasanya, sebanyak 200 penumpang akan berangkat dari terminal tersebut. Namun dalam sepekan terakhir, angkanya rata-rata sudah mencapai 300 sampai 500 penumpang per hari. ”Kalau tujuan yang mendominasi masih ke Jakarta dan Bogor,” tandasnya. (adn/by) Editor : Mardi Sampurno
#pemudik #jakarta #stasiun malang #jawa tengah #Kota Malang #Terminal arjosari #Bandung