Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Latihan Pemain Arema Dikawal Psikolog

Mardi Sampurno • Minggu, 23 Oktober 2022 | 22:35 WIB
NGEMONG PEMAIN: Javier Roca memimpin sesi latihan Tim Singo Edan di Stadion Gajayana, beberapa waktu lalu. (Darmono/Radar Malang)
NGEMONG PEMAIN: Javier Roca memimpin sesi latihan Tim Singo Edan di Stadion Gajayana, beberapa waktu lalu. (Darmono/Radar Malang)
TRAUMA rupanya masih dialami penggawa Arema FC. Ini buntut tragedi kemanusiaan di Stadion Kanjuruhan, 1 Oktober lalu. Meski tragedi itu sudah lebih dari 20 hari berlalu, namun, pemain Arema FC masih berat menerima meninggalnya 134 suporter dan ratusan lainnya luka.

Karena itu manajemen Arema FC mendatangkan psikolog untuk meringankan pukulan mental yang dialami pemain. Bahkan selama latihan, psikolog bertugas mendampingi pemain.

“Jumat (18/10) kami latihan, tetapi atas perintah dan rekomendasi psikolog. Itu bukan latihan normal. Ini bagian dari materi pemulihan bagi pemain Arema. Ada psikolog umum dan psikolog khusus olahraga dari Universitas Indonesia,” kata Javier Leopoldo Roca, Pelatih Arema FC kepada wartawan di Kandang Singa, Betek, siang kemarin (22/10).

Menurut Roca, pemainnya membutuhkan pendampingan ini. Sebelum ini, Johan Ahmat Farizi dkk menerima pendampingan di indoor. Sesi bersama psikolog juga dihelat layaknya pasien psikiatri. Penggawa tim berlogo singa mendapatkan materi. Lalu, membagi cerita dari benak masing-masing dalam sesi tersebut.

Setelah itu, mereka juga mengisi kuesioner. Setelah insiden, dari hari ke hari, para pemain harus melaporkan semua kondisi mentalnya. Kala mereka sedih, cemas, takut dan marah, wajib dilaporkan dalam kuesioner itu. Mulai Jumat (18/10), sesi psikologi ini dikemas latihan bersama.

Tim psikolog memantau langsung situasi secara intens. Senin besok (24/10), latihan sebagai materi pemulihan psikologi akan berlanjut. “Senin rencana kurang lebih 2 minggu latihan diamati psikolog. Materinya ringan. Ini bukan latihan sepak bola yang intens seperti akan menghadapi pertandingan,” tambah pelatih berdarah Chile itu.

Dia menyebut, sesi latihan dengan pengawasan psikolog ini digelar tertutup. Sebab, Adilson Maringa dkk membutuhkan privasi. Menurut keterangan para ahli ini, faktor mental tim masih belum pulih 100 persen. Roca mengantisipasi adanya ledakan emosi dari pemain ketika bermain sepak bola dan melihat lapangan.

“Ini antisipasi kalau ada yang mungkin menangis, marah, berteriak-teriak (ketika berada di lapangan bola),” tandas Roca.

Menurut mantan pelatih Persik Kediri tersebut, faktor mental sangat dibutuhkan dalam olahraga kompetitif ini.

Karena itu, selama dua pekan ke depan, Roca tidak akan bicara taktik sama sekali. Dia juga tidak bakal memberikan materi permainan sepak bola yang kompetitif. Karena, ini bisa berpotensi membuka luka pemain akan kejadian di Stadion Kanjuruhan 1 Oktober lalu. Roca mengikuti masukan psikolog menggabungkan sesi pemulihan mental lewat fun football.

“Saya bukan ahlinya. Namun, dari yang saya lihat secara kasat mata, setelah 20 hari lebih, psikologi pemain tidak terlalu parah. Ini beda dengan awal setelah kejadian. Terutama ketika pemain dan tim pelatih melayat ke rumah keluarga korban. Saat itu pemain terlihat sangat terpukul sekali,” tutur pelatih 45 tahun ini.

Roca mengaku belum tahu kapan sepak bola akan kembali digelar. Namun, pemain juga tidak boleh dibiarkan berlarutlarut. “Luka di hati memang ada. Tetapi kehidupan harus terus berjalan. Sekarang kami mencoba bangkit,” tandasnya.

Sementara itu, dukungan dari suporter juga bermunculan di media sosial untuk penggawa tim. Dalam postingan terakhir Instagram @aremafcofficial, beberapa suporter mendukung agar mental Dendi Santoso dkk segera pulih. “Semoga para pemain masih diberi kekuatan untuk bermain sepak bola. Mentalnya pasti gak mudah untuk recovery,” kicau akun @fulhamfc_id.

“Ayo ayo bangkit Singo Edan. Semangat-semangat dedikasikan tenaga dan pikiranmu untuk meraih kemenangan di setiap pertandingan. Persembahkan kemenanganmu untuk saudarasaudara kita korban tragedi kemarin. Baik Aremania Aremanita yang sudah berpulang pada tragedi kemarin maupun yang masih sakit,” tandas akun @cendekiawannurcahyo. (fin/abm) Editor : Mardi Sampurno
#Arema FC #pemulihan mental #psikolog #Pelatih Arema FC Javier Roca