Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pemuda asal Malang Berkomitmen Cetak Pengusaha Nahdliyin

Mahmudan • Selasa, 7 Februari 2023 | 22:25 WIB
TEDDY Oktavianto, salah satu pengusaha nahdliyin (Hanifuddin Musa/Radar Malang)
TEDDY Oktavianto, salah satu pengusaha nahdliyin (Hanifuddin Musa/Radar Malang)
TEDDY Oktavianto merupakan salah satu kaum nadhliyin yang menjadi pengusaha, sekaligus berkontribusi besar terhadap Nahdlatul Ulama (NU). Hampir di setiap kegiatan yang digelar NU, pengusaha berusia 33 tahun itu kerap kali men-support.

”Bagi saya, Nahdlatul Ulama itu harga mati. Jika dipotong, darah saya ini seakan berwarna hijau,” ujar pemuda asal Cemorokandang, Kota Malang itu.

Kecintaannya terhadap NU tumbuh sejak di bangku SMA, tahun 2016 lalu. Kala itu, Teddy muda mengenyam pendidikan di Gresik. Di Kota Pudak tersebut, Teddy rajin mengikuti kegiatan yang digelar warga NU.

Mulanya, dia jatuh hati karena hajatan-hajatan yang digelar NU selalu disertai berkat. "Senang (hadir di acara dapat berkat). Saat itu saya tergabung di IPNU (Ikatan Pemuda Nahdlatul ulama),” kata alumnus SMA NU2 Gresik itu.

Ketika melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, pengusaha properti itu memilih kampus di Kota Malang. Di Kota Pendidikan inilah dia makin lengket dengan NU. Mulai 2022 lalu, Teddy dipercaya menjadi Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Malang periode 2022-2027.

”Saya mendapat amanah dari pak kiai untuk menjadi Wakil Bendahara LPNU (Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama). Saya langsung siap,” terang pria yang juga sekretaris Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) Kota Malang itu.

Dipercaya menjadi sekretaris HPN itu lah yang membuat Teddy ingin mengubah mindset pemuda nahdliyin. Menurut dia, ada satu kebiasaan di NU yang perlu diubah. Yakni menghilangkan kebiasaan mengandalkan proposal ketika menggelar acara. ”Di HPN banyak pengusaha yang sukses. Nanti akan kami wadahi untuk membuat gerakan baru," kata dia.

Lantas dari mana biaya kegiatan jika tidak mengandalkan proposal? Menurut Teddy, pemuda nahdliyin bisa membangun usaha. Mengingat jumlah warga NU yang sangat besar, dia optimistis potensial membangun usaha di kalangan NU. ”Jika membangun usaha dan segmentasi pelanggannya warga NU, sudah dipastikan perputaran ekonominya tinggi,” katanya.

Karena itu, dia akan mengumpulkan pengusaha yang tergabung di HPN. Kemudian mengajari warga NU untuk membangun usaha sendiri. "Harapannya nanti, warga NU memiliki usaha sendiri demi kemaslahatan umat dan demi pertumbuhan ekonomi," terang dia.

Menurut dia, banyak kesempatan kaum nahdliyin yang berada di depan mata tidak dimanfaatkan. "Coba kesempatan ini dimanfaatkan. Insya Allah NU jaya. Karen NU itu orangnya bersatu, tidak berjalan sendiri, saling bantu membantu," terang dia. (nif/dan) Editor : Mahmudan
#Pengusaha #malang #Kaum Nahdliyin