Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Hari Ini, Pusat Kota Malang Diprediksi Macet

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Minggu, 12 Februari 2023 | 18:00 WIB
PADAT : Jembatan Ranugrati yang mengalami antrean kendaraan. (Suharto/Radar Malang)
PADAT : Jembatan Ranugrati yang mengalami antrean kendaraan. (Suharto/Radar Malang)
 

MALANG KOTA – Arus lalu lintas di sejumlah kawasan di Kota Malang mengalami kemacetan kemarin (11/2). Di Jalan Ki Ageng Gribig hingga Jalan Mayjen Sungkono misalnya, terjadi penumpukan kendaraan.

Kemacetan juga terlihat di Jalan Ranugerati. Pengendara dari Sawojajar hingga simpang empat Rampal harus bersabar, karena kendaraan padat merayap.

Sedangkan di sisi utara Kota Malang, kepadatan arus lalu lintas terlihat di Jalan Letjen S. Parman hingga simpang tiga Jalan A. Yani.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Malang R. Widjaja Saleh Putra membenarkan adanya kemacetan di sejumlah titik.

Di kawasan Jalan Mayjen Sungkono misalnya, kemacetan akibat digelarnya kegiatan di GOR Ken Arok, Kecamatan Kedungkandang.

"Banyak mobil-mobil yang memasuki Jalan Mayjen Sungkono. Karena lebar jalan terbatas, maka terjadi penumpukan atau kepadatan lalu-lintas," ujar Widjaja kepada Jawa Pos Radar Malang.
Baca Juga : One Way Kajoetangan Atasi 17 Titik Macet.

Dia memperkirakan, hari ini juga terjadi kemacetan, terutama di pusat Kota Malang. Sebab, akan ada Haul Akbar Malang 2023 di Jalan Merdeka Barat.

"Kami tidak bisa mengontrol kegiatan. Bagaimanapun, dengan banyaknya kegiatan, perekonomian bisa semakin maju," imbuhnya.

Dia mencontohkan event di kawasan GOR Ken Arok. Sejumlah pedagang yang menyuguhkan barang dagangannya di sekitar event juga laris manis.

"Banyak (pengunjung event yang beli dagangannya," ungkap pejabat eselon II B Pemerintah Kota (Pemkot) Malang itu.

Meski begitu, Widjaja akan tetap mengoptimalkan personelnya dalam mengatur arus lalu lintas.

Untuk pengaturan parkir misalnya, dia akan rutin mengubah proporsi personel sesuai kondisi di lapangan. (Bersambung ke halaman selanjutnya)



”Misalnya di satu titik biasanya lima orang. Namun, karena ada kegiatan dan menjadi lebih ramai, maka kami tambahkan menjadi delapan orang," kata dia.

Dalam mengurai kemacetan, pihaknya juga bekerja sama dengan Polresta Malang Kota. Aparat kepolisian juga mengerahkan personel untuk keamanan.

"Setiap pos polisi kami siapkan dua personel," ujar Kasatlantas Polresta Malang Kota AKP Ari Galang Saputro.

Selain di simpang Jalan Mayjen Sungkono, pihaknya juga tetap berjaga di titik rawan kecelakaan. Salah satunya di Jalan Kolonel Sugiono.

"Di sana termasuk black spot (rawan kecelakaan). Jadi kami juga berkolaborasi dengan tim RJT (Readily Just Target) dan Dishub Kota Malang," imbuhnya. (yun/dan) Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Kemacetan ##beritamalang #radarmalang #Macet ##jawaposradarmalang ##mediaonlinemalang #kotamalang ##beritamalanghariini