Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Rekor, Pertumbuhan Ekonomi Kota Malang Lampaui Nasional

Neny Fitrin • Senin, 6 Maret 2023 | 20:06 WIB
Sektor usaha transportasi menjadi penyumbang tertinggi pertumbuhan ekonomi Kota Malang 2022
Sektor usaha transportasi menjadi penyumbang tertinggi pertumbuhan ekonomi Kota Malang 2022
MALANG KOTAData Badan Pusat Statistika (BPS) menunjukkan, persentase kenaikannya berada di angka 6,32 persen. Level yang sama pernah diraih pada 2010 silam. Artinya, dalam 12 tahun terakhir, capaian prima itu baru berada pada posisi yang sama.

Badai pandemi Covid-19 yang memporak-porandakan sektor ekonomi bisa diatasi dengan baik oleh Pemerintah Kota (Pemkot Malang). Perlahan namun pasti, pertumbuhan ekonomi kota ini mencatatkan hasil signifikan.

Saat puncak pandemi menghantam, sektor ini terpuruk di -2,26 persen pada 2020. Kemudian bangkit di angka 4,21 persen di tahun 2021, dan melonjak tajam pada level 6,32 persen di 2022.


Data Badan Pusat Statistika (BPS) Kota Malang menunjukkan, dengan posisi tersebut, ada peningkatan 2,11 persen dibanding 2021, di mana laju ekonomi pada tahun itu di angka 4,21 persen.


Yang membanggakan, pertumbuhan ekonomi itu melampuai nasional yang berada di level 5,31 persen, juga mengungguli Jawa Timur yang berada di level 5,34 persen.


Kepala BPS Kota Malang Erny Fatma Setyoharini mengatakan, adanya peningkatan pertumbuhan ekonomi ini bisa dilihat dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku.


Di Kota Malang, pada tahun 2022 mencapai Rp 84,807 triliun. Sementara di tahun 2021 berada di angka 76,62 triliun.


Dari sisi produksi, kata dia, pertumbuhan tertinggi terjadi pada Lapangan Usaha Transportasi dan Pergudangan yang tumbuh sebesar 16,65 persen.


"Sementara sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi terjadi pada Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) yang tumbuh sebesar 11,35 persen," jelas Erny.


Wali Kota Malang Drs H Sutiaji mengatakan, pertumbuhan ekonomi ini merupakan buah kolaborasi pemulihan ekonomi.


Mulai dari pembangunan Malang Creative Center (MCC), penguatan peran UMKM dan revitalisasi pasar rakyat. Kemudian juga ada pengembangan destinasi pariwisata, penciptaan ekosistem usaha yang menarik investasi, hingga reformasi birokrasi yang semakin berdampak.




Photo
Photo
Bidang UMKM juga menjadi fokus wali kota untuk menopang pertumbuhan ekonomi

"Lewat kolaborasi ini kita bangun terus kemandirian dan ketangguhan. Agar apa yang sudah dicapai bisa berkelanjutan. 'Dari Malang Untuk Indonesia dan Dunia'," terangnya.

Sementara itu, Peneliti Pusat Pengkajian Kebijakan Ekonomi (PPKE) Universitas Brawijaya Malang, Imanina Eka Dalilah mengatakan, untuk menjaga pertumbuhan ekonomi ini.

Pemkot Malang diharapkan terus mendorong inovasi dan kualitas produk agar mampu berdaya saing. "Literasi digital juga perlu dikuatkan, untuk memperluas pasar pada pelaku usaha, terutama IKM (industri kecil dan menengah) di Kota Malang," jelasnya.

Menurutnya, pemkot juga harus tetap menjaga angka inflasi meskipun saat ini masih cukup terkendali. Karena inflasi dan pertumbuhan ekonomi memiliki korelasi yang kuat dan saling berkaitan.

Jika inflasi terlampau tinggi dari yang ditargetkan, maka pertumbuhan ekonomi dipastikan terhambat. "Karena permintaan akan turun seiring dengan adanya penurunan daya beli masyarakat," tandas Imanina. (adk/nen)

Laju Petumbuhan Ekonomi Kota Malang 10 Tahun Terakhir
2013 : 6,20 persen
2014 : 5,80 persen
2015 : 5,61 persen
2016 : 5,61 persen
2017 : 5,69 persen
2018 : 5,72 persen
2019 : 5,73 persen
2020 : -2,26 persen
2021 : 4,21 persen
2022 : 6,32 persen

Pertumbuhan Ekonomi Nasional : 5,31 persenP

ertumbuhan Ekonomi Jawa Timur : 5,34 persen

Target RPJMD Kota Malang 2022 : 5,80 persen
(target akhir di tahun 2023)
Realisasi 2022 : 6,32 persen Editor : Neny Fitrin
#wali kota sutiaji #Radarmalang#radarmalanghariini#jawaposradarmalang# #UMKM #Pertumbuhan ekonomi kota malang #ekonomi #Transportasi #Pemkot Malang #badan pusat statistik (bps)