KABUPATEN - Sedikitnya 16.500 jamaah dari Malang Raya dan luar kota mengikuti mujahadah rubu'usanah yang digelar Wahidiyah. Rangkaian kegiatan tersebut digelar selama dua
hari hingga Kamis (16/3).
Ketua Wahidiyah Kabupaten/Kota Malang H Muhammad Sucipto Mabruri mengatakan kegiatan ini adalah acara rutin tiga bulanan. "Kami mengajak umat untuk senantiasa mengingat Allah SWT. Kami juga memiliki amalam untuk membersihkan hati supaya makin mudah untuk mengingat Allah SWT dan Muhammad SAW," ungkapnya.
Lebih lanjut Sucipto menyebut dalam rangkaian acara tersebut juga digelar pelantikan relawan Sikap (satuan intern keamanan perjuangan) dan pengurus Wahidiyah tingkat desa se-Malang Raya. Adalah pengasuh perjuangan Wahidiyah dan ponpes Kedunglo Kyai Abdul Madjid Ali Fikri yang melakukan pelantikan.
Selain itu juga digelar gowes mengambil start dan finish di Pendopo Kabupaten Malang yang diikuti ratusan peserta. Gowes dipimpin langsung pengasuh perjuangan Wahidiyah. Selanjutnya, digelar kirab budaya yang diikuti 1.700 siswa Wahidiyah se-Malang Raya. Kirab mengambil start di lapangan Desa Penarukan Kepanjen dan finish di Pendopo Kabupaten Malang. Acara diakhiri dengan sungkeman massal.
"Kami berharap dengan doa bersama memohon kepada Allah SWT ini semuanya mendapat syafaat dan barokah. Terutama negara ini menjadi negara yang Baldatun Toyyibatun Warobbun Ghofur," tandasnya. Sebagai informasi, rangkaian acara Wahidiyah dihadiri sejumlah forpimda Malang Raya. Di antaranya Bupati Malang Sanusi dan Wawali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko. Serta perwakilan MUI dan ormas seperti NU dan Muhammadiyah. (rof/dik) Editor : Neny Fitrin