MALANG KOTA - Ramadan Market hadir untuk pertama kalinya di Kota Malang. Acara yang digelar oleh J99 corp itu dibuka pada Rabu (12/4) bertempat di Lapangan Sudimoro, Malang. Acara tersebut akan berlangsung selama 7 hari hingga 16 april nanti dan gratis tiket masuk bagi siapapun yang ingin berkunjung.
Menghadirkan tenant-tenant produk dari unit bisnis J99 Corp, seperti produk kecantikan yang menjadi sponsor utama acara tersebut yakni MS Glow, fashion, hingga kuliner. Selain itu tenant-tenant UMKM juga dihadirkan untuk memeriahkan bazar tersebut. "Masyarakat akan disuguhi bazar kuliner, fashion dan beauty berkonsep pasar malam tradisional dengan sentuhan nuansa Ramadan," kata Founder J99 Corp Gilang Widya Pramana.
Ia mengungkapkan Ramadan Market tidak hanya pasar tempat jual beli tetapi jadi wujud nyata kontribusi J99 Corp kepada masyarakat Kota Malang. Gilang menceritakan bahwa konsep Ramadan Market tersebut terinspirasi saat ia tengah berada di salah satu masjid di Turki. "Di dalam masjid digunakan untuk syiar agama, ada penceramahnya," tuturnya. Kemudian ia menyebutkan saat keluar dari masjid jalanan di depannya dipenuhi dengan tenant-tenant pedagang. Sehingga ia ingin membuat Ramadan market kali ini seperti pemandangan yang ia temukan saat itu.
Ia mengatakan setiap hari akan ada pemuka agama untuk memberikan tausiyah, sehingga pengunjung datang tidak hanya untuk bersenang-senang tetapi juga belajar agama. Seperti hari pertama kemarin, Gus Miftah hadir sebagai pengisi Tausiyah.
Gus Miftah mengapresiasi Rancangan kegiatan Ramadan Market dari J99 Corp tersebut. Menurutnya acara tersebut dapat menjadi sebuah terobosan menyegarkan, apalagi setiap harinya disisipkan tausiyah untuk penebalan iman di bulan Ramadan. "Artinya, event ini cocok untuk menjadi tombo ati bagi para pengunjung yang datang khususnya warga Malang dan sekitarnya," ungkapnya. Menurutnya di zaman sekarang, bukan tidak mungkin untuk menyatukan hiburan dan tambahan pengetahuan khususnya agama dalam kemasan yang menyenangkan. "Semuanya sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat modern yang harus diwadahi dengan baik," tutupnya.
Pewarta: Durotul Karimah JPRM 2 Editor : Didik Harianto