Kurang terawatnya taman tersebut terlihat sejak ada wacana pengalihan pengelolaan dari Pemkab Malang ke Pemerintah Desa (Pemdes) Ngadilangkung beberapa waktu lalu. Sekretaris Desa (Sekdes) Ngadilangkung Suhadi menyatakan, sebelumnya memang ada rencana pengalihan pengelolaan taman. Sayangnya, setelah penyampaian draft perbaikan, belum ada konfirmasi lebih lanjut dari Pemkab Malang. "Waktu itu, Pemkab Malang sudah menyampaikan draft perencanaannya kepada kami. Setelah kami ajukan beberapa perbaikan, belum ada tindak lanjut sampai saat ini," ujarnya kemarin (10/5).
Rencana site plan pun menurutnya sudah ditentukan. Sayangnya, sejak pandemi Covid-19, tidak ada diskusi lebih lanjut terkait pengalihan pengelolaan Taman Kehati itu. "Kalau belum ada perintah langsung dari Pemkab, kami tidak bisa berbuat banyak," imbuhnya. Bahkan, sudah ada rencana pembangunan jogging track yang dibangun dari Taman Puspa, Taman Kehati, hingga Taman Lembah Hijau.
Warga setempat Suminto, 65, mengakui jika taman tersebut sudah tidak terurus sejak lama. "Kalau 2020 kadang masih sering dibersihkan Karang Taruna Desa Ngadilangkung, tapi sejak tahun lalu sudah tidak pernah lagi," ungkapnya. Akibatnya, rumput-rumput liar pun memenuhi taman yang memiliki luas sekitar 2.000 meter persegi itu.(yun/nay)
Editor : Ahmad Yani