Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pagar Sampai Berlumut, Kondisi Taman Kehati Kabupaten Malang Memprihatinkan

Ahmad Yani • Jumat, 12 Mei 2023 | 18:00 WIB
DULU PERNAH BAGUS: Kondisi Taman Kehati di Desa Ngadilangkung, Kecamatan Kepanjen yang terlihat sepi dan tak terurus. (INDAH MEI YUNITA/RADAR MALANG)
DULU PERNAH BAGUS: Kondisi Taman Kehati di Desa Ngadilangkung, Kecamatan Kepanjen yang terlihat sepi dan tak terurus. (INDAH MEI YUNITA/RADAR MALANG)
KEPANJEN – Kondisi Taman Keanekaragaman Hayati atau akrab disebut Taman Kehati kini kondisinya memprihatinkan. Taman di samping pintu masuk perumahan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Desa Ngadilangkung, Kecamatan Kepanjen tersebut terlihat lama tak terurus. Pagar menuju taman tersebut juga sudah berlumut.

Kurang terawatnya taman tersebut terlihat sejak ada wacana pengalihan pengelolaan dari Pemkab Malang ke Pemerintah Desa (Pemdes) Ngadilangkung beberapa waktu lalu. Sekretaris Desa (Sekdes) Ngadilangkung Suhadi menyatakan, sebelumnya memang ada rencana pengalihan pengelolaan taman. Sayangnya, setelah penyampaian draft perbaikan, belum ada konfirmasi lebih lanjut dari Pemkab Malang. "Waktu itu, Pemkab Malang sudah menyampaikan draft perencanaannya kepada kami. Setelah kami ajukan beberapa perbaikan, belum ada tindak lanjut sampai saat ini," ujarnya kemarin (10/5).

Rencana site plan pun menurutnya sudah ditentukan. Sayangnya, sejak pandemi Covid-19, tidak ada diskusi lebih lanjut terkait pengalihan pengelolaan Taman Kehati itu. "Kalau belum ada perintah langsung dari Pemkab, kami tidak bisa berbuat banyak," imbuhnya. Bahkan, sudah ada rencana pembangunan jogging track yang dibangun dari Taman Puspa, Taman Kehati, hingga Taman Lembah Hijau.

Warga setempat Suminto, 65, mengakui jika taman tersebut sudah tidak terurus sejak lama. "Kalau 2020 kadang masih sering dibersihkan Karang Taruna Desa Ngadilangkung, tapi sejak tahun lalu sudah tidak pernah lagi," ungkapnya. Akibatnya, rumput-rumput liar pun memenuhi taman yang memiliki luas sekitar 2.000 meter persegi itu.(yun/nay)
Editor : Ahmad Yani
#taman kota #RTH #ruang terbuka hijau #Kabupaten Malang