Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Di Malang, Revitalisasi Monumen TGP Diprotes Tim Cagar Budaya

Mahmudan • Rabu, 5 Juli 2023 | 22:45 WIB

 

 

HARI PERTAMA: Revitalisasi monumen Tentara Genie Pelajar (TGP) di simpang Jalan Semeru - Jalan Tangkuban Perahu mulai digarap, kemarin. Beberapa pekerja menandai lokasi baru setelah dilakukan penggese
HARI PERTAMA: Revitalisasi monumen Tentara Genie Pelajar (TGP) di simpang Jalan Semeru - Jalan Tangkuban Perahu mulai digarap, kemarin. Beberapa pekerja menandai lokasi baru setelah dilakukan penggese

MALANG KOTA – Revitalisasi monumen Tentara Genie Pelajar (TGP) di simpang Jalan Semeru - Jalan Tangkuban Perahu menuai protes dari Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Malang. Pada hari pertama pengerjaan kemarin (4/7), TACB meninjau ke lokasi.

Sekretaris TACB Kota Malang Rakai Hino Galeswangi mengatakan, pihaknya mengusulkan agar revitalisasi tidak dilakukan. Sebab, versi TACB, monumen TGP memiliki nilai sejarah. ”Meski bukan termasuk Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB), monumen ini punya nilai sejarah dan sarat akan perjuangan," terang Hino di sela-sela peninjauan.

Usai meninjau, pihaknya langsung bertemu dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang selaku perangkat daerah yang pengampu proses revitalisasi. Dalam pertemuan tersebut, DLH bersikukuh tetap melanjutkan revitalisasi. Apalagi eksekutif sudah mendapat izin dari keluarga TGP. Selain itu, salah satu tujuan revitalisasi juga untuk memperlancar arus lalu lintas di Jalan Semeru.

            Meski tidak setuju revitalisasi, Hino mengaku pasrah. Sebab kawasan tersebut merupakan ranah DLH. ”Kalau dari peta, monumen TGP warnanya hijau pekat. Tandanya merupakan wilayah kerja DLH,” kata Hino.

”Tapi jika warnanya hijau muda, masuk zona cagar budaya. Ke depan bisa diusulkan menjadi cagar budaya," tambahnya.

Di tempat lain, Kepala Bidang Ruang Terbuka Hijau DLH Kota Malang Laode KB Al Fitra menambahkan, revitalisasi akan tetap berjalan. Sebab, usai pertemuan dengan dinas pendidikan dan kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, TGP bukan cagar budaya. "Doakan semoga lancar. Sekarang sudah mulai pembuatan lokasi untuk penempatan yang baru," ucap dia.

Kepala DLH Kota Malang Noer Rahman Wijaya mengatakan, pihaknya sudah meminta pernyataan secara tertulis kepada ahli waris TGP. "Secara bentuk tidak kami ubah. Hanya digeser ke sebelah utara sekitar 4-5 meter sesuai kajian dari forum lalu lintas," tegas dia.(mel/dan)

Editor : Mahmudan
#taman kota #monumen #Cagar Budaya #malang