Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Dua Sepeda Motor Celaka Adu Banteng di Malang, 2 Orang Tewas

Ahmad Yani • Rabu, 12 Juli 2023 | 18:00 WIB
TRAGIS: Petugas mendatangi korban selamat yang dirawat di Rumah sakit Sumber Sentosa, Tumpang, kemarin (11/7). (Danang/Radar Malang)
TRAGIS: Petugas mendatangi korban selamat yang dirawat di Rumah sakit Sumber Sentosa, Tumpang, kemarin (11/7). (Danang/Radar Malang)

PAKIS – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Banjarejo, Desa Banjarejo, Kecamatan Pakis, dini hari kemarin (11/7). Dua orang tewas dalam tabrakan dua sepeda motor yang beradu banteng tersebut. Sementara  satu korbannya mengalami luka parah.

 

Dua korban tewas adalah Muhammad Syaru Ramadhanin, 18, warga Desa Baujeng, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan dan Agus Sutiyono, 41, warga Desa Pulungdowo, Kecamatan Tumpang. Sementara korban yang mengalami luka-luka diketahui bernama Nikma Rosita, 35, yang juga istri Agus.

 

Informasi di lokasi kejadian menyebutkan, kecelakaan maut tersebut terjadi sekitar pukul 03.30 dini hari. Awalnya, diketahui Syaru yang mengendarai Yamaha Jupiter bernopol N 4306 TEK melaju dari arah barat ke timur dengan kecepatan sedang. Sementara dari arah berlawanan, pasangan suami istri Agus dan Nikma  mengendarai Suzuki Shogun 125 bernopol N 4778 LO.

 

"Diduga pengendara Jupiter terlalu berhaluan ke kanan dan ada kendaraan lain dari arah berlawanan yang lewat," ujar Kasatlantas Polres Malang AKP Agnis Juwita Manurung, kemarin. Akibatnya, terjadi tabrakan adu banteng yang membuat kedua pengendara maupun yang dibonceng terpental ke jalan. Kerasnya tabrakan  membuat kedua pengendara terluka parah hingga meninggal di tempat kejadian perkara (TKP). Akibat kecelakaan itu, bagian depan kedua sepeda motor juga mengalami ringsek parah.

 

 Sejumlah warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berusaha memberikan pertolongan kepada korban. "Istri korban selamat dari musibah itu meski mengalami luka-luka dan kini dirawat di Rumah sakit Sumber Sentosa, Tumpang," tambah Agnis.

 

Sementara itu salah seorang warga sekitar Niken April membenarkan kejadian kecelakaan yang jaraknya sekitar 10 meter dari rumahnya. "Kejadian sekitar setengah empat pagi. Pas saya bangun dan keluar rumah, warga sudah berkerumun karena suara tabrakan keras sekali," terangnya.

 

Niken menjelaskan, saat di lokasi kejadian dua korban terlihat sudah berlumuran darah, terutama di bagian kepala. Sementara korban perempuan terlihat menangis. "Dari informasi warga, pasangan suami istri mau berangkat kerja ke pasar. Sedangkan anak muda itu katanya habis nonton jaran kepang," tambah Niken. (pri/nay)

Editor : Ahmad Yani
#Kabupaten Malang #kecelakaan maut