Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Predator Fun Park Beber Tips Menaklukkan Ular

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Senin, 17 Juli 2023 | 19:00 WIB

 

Pawang dan tiga ekor ular di Predator Fun Park, Kota Batu.
Pawang dan tiga ekor ular di Predator Fun Park, Kota Batu.

KOTA BATU – Memperingati Hari Ular Sedunia setiap 16 Juli kemarin, Predator Fun Park menyuguhkan atraksi menaklukkan ular. Wisatawan bisa menyaksikan ular kobra Jawa, python reticulatus (sanca), dan king kobra di lokasi tersebut. Beberapa jenis ular tersebut merupakan koleksi komunitas Hobicu.

Operasional Manager Predator Fun Park Kota Batu Samuel Dwi Agus mengatakan, secara umum orang melihat ular pasti takut. Karena itu, katanya, edukasi penanganan ular sangatlah penting bagi masyarakat maupun wisatawan.

”Sering kali masyarakat menaburkan garam untuk mengusir ular. Padahal cara tersebut salah semua,” ujar Samuel.

Dalam kesempatan itu, dia mengajak masyarakat mencintai ular. ”Kami berharap masyarakat bisa mencintai satwa, khususnya ular. Sering kali manusia jahat kepada ular. Kalau ketemu ular langsung dibunuh. Padahal, ada cara-cara tertentu yang bisa dilakukan untuk menyelamatkan satwa," tambahnya.

Ketika bertemu ular, kata dia, sebaiknya menghindari kepala agar tidak digigit atau dililit. Agar aman, lanjutnya, masyarakat atau wisatawan yang bertemu ular bisa menghalau menggunakan sapu atau tongkat.  ”Kalau tidak berani, lebih baik panggil tim damkar atau penjinak ular,” katanya.

Sementara itu, perwakilan komunitas Hobicu, Faruq Lintang Sewu menerangkan, pihaknya mempunyai anggota 50 orang. "Pada intinya kami sering mengedukasi ke PAUD, TK, SD, SMP, dan SMA serta destinasi wisata terkait cara pengamanan ular berbisa dan tidak berbisa," bebernya.

Meski berbasis komunitas, dia tidak akan memelihara ular yang dilindungi. "Yang namanya aturan,  tidak boleh kita langgar. Di Indonesia ada empat jenis ular yang dilindungi. Di antaranya, ular sanca timor, sanca bulan, sanca hijau, dan sanca bodo," paparnya.

Salah satu wisatawan,  Meidiana Eka mengaku baru pertama kali menantang adrenalin untuk menggendong ular. "Ternyata berat sekaligus geli, karena tubuhnya licin,"  kata dia.

Meidiana menyadari, edukasi terhadap penanganan ular sangat penting. Sebab selama ini, kata dia, masyarakat langsung panik ketika bertemu ular. Menurut dia, sikap tersebut tidak selalu baik, apalagi terhadap ular yang tidak berbahaya. ”Bagi saya, show seperti ini seru. Karena wisatawan dilibatkan untuk berinteraksi dengan satwa (ular)," katanya. (ifa/dan)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#predator fun park batu malang #ular