MALANG KOTA – Janji manajemen Malang Plaza agar tenant yang terimbas kebakaran bisa berjualan di Sarinah, akhirnya dipenuhi. Kemarin (16/7), beberapa tenant sudah menempati etalase di lantai dua Sarinah.
Pantauan Jawa Pos Radar Malang, beberapa tenant mengecek kondisi etalase. Ada juga yang memperbaiki etalase dengan peralatan seadanya. Total ada 70 tenant yang rencananya menempati etalase tersebut.
Seperti diberitakan, Malang Plaza mengalami kebakaran hebat pada 2 Mei lalu. Puluhan tenant tidak bisa berjualan lantaran lapak hangus terbakar. Kerugian diperkirakan mencapai puluhan miliar.
Mereka kemudian meminta pertanggungjawaban manajemen Malang Plaza. Dari hasil koordinasi antara manajemen dan tenant, akhirnya disepakati lokasi baru. Yakni Sarinah. Pihak manajemen bertanggung jawab menyediakan etalase sekaligus biaya sewa. Namun manajemen hanya bersedia menanggung biaya sewa selama empat bulan.
Koordinator tenant Malang Plaza Edi Purwanto mengatakan, total ada 91 etalase yang disediakan oleh manajemen Malang Plaza. ”Namun yang terisi sementara 71 etalase," ujar Purwanto saat dikonfirmasi, kemarin.
Lantas bagaimana dengan etalase lainnya? Edi menjawab, kemungkinan masih ada tenant yang akan mendaftar untuk mengisi etalase yang tersisa.
Selain menempati etalase di lantai dua Sarinah, Edi menambahkan, ada beberapa tenant lain yang sudah memulai usaha di lokasi lain. Misalnya di Gajahmada Plaza dan pinggir jalan. ”Kami siap untuk buka kembali. Sekarang juga sedang promosi melalui media sosial agar masyarakat tahu dan berkunjung ke Sarinah," terang dia. Terkait tenant yang kesulitan pembiayaan, mereka juga sedang menunggu kepastian bantuan perbankan.
Di tempat lain, Direktur Malang Plaza Laurencia Ike Anggriani mengatakan, pihaknya masih terus melakukan penataan terhadap etalase dan melengkapi fasilitas yang dibutuhkan tenant. ”Kemudian kami juga mengenalkan lokasi baru ke masyarakat dalam rangka soft opening,” sebutnya.
Ike menegaskan, dalam waktu dekat pihaknya akan segera membuka lantai dua Sarinah sebagai pusat penjualan ponsel seperti di Malang Plaza. Pihaknya pun tinggal menunggu kesiapan tenant.
Terkait spesifikasi etalase, dia mengatakan, nantinya etalase yang digunakan memiliki luas 1,8 meter x 2,3 meter. Tapi, lanjutnya, ada pula yang berukuran lebih besar untuk konter elektronik yang besar. Yang seragam adalah warna dari etalase, yakni putih. Kemudian seluruh etalase juga dilengkapi listrik dan lampu. Selain itu, papan penunjuk arah. Soal biaya sewa, pihak Malang Plaza sanggup menanggung selama empat bulan. Selebihnya menjadi urusan paguyuban tenant dengan Sarinah. (mel/dan)
Editor : Mahmudan