BATU – Indonesia Emas pada 2045 bisa terwujud jika Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia, termasuk Malang raya berkualitas.
Setidaknya, ada tiga prioritas yang dicanangkan Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Timur dalam meningkatkan kualitas SDM.
Pertama, peningkatan sarana prasarana (sarpras) sesuai kebutuhan pendidikan.
Misalnya sarana praktik untuk siswa atau fasilitas untuk meningkatkan kualitas guru dalam mengajar.
Hal itu diyakini bakal berdampak pada kualitas lulusan SMA/SMK, sehingga bisa bersaing secara kompetitif.
”Bahkan, sarana prasarana tersebut bisa menunjang hingga siswa masuk dunia kerja,” ujar Kepala Disdik Jatim Aries Agung Paewai usai membuka acara pembuatan 1001 Sertifikat Halal untuk UMKM di Pasar Induk Among Tani Kota Batu, kemarin.
Kedua, membuat anak dan orang tua bisa mengakses pendidikan dengan mudah.
”Jadi, jika ingin menekan angka pengangguran, maka tingkat pendidikan harus terjamin bagi semua masyarakat,” terang dia.
Untuk program ketiga, Aries melanjutkan, penjaminan dan usaha yang maksimal agar tidak ada siswa putus sekolah.
”Tidak boleh ada yang putus sekolah,” kata pria yang merangkap penjabat (Pj) wali kota batu itu.
Karena itu, dia menambahkan, akses pendidikan harus mudah dan tersebar di mana saja.
Program-program itu diyakini bisa menjadi poin penting atau kunci untuk mencapai Indonesia emas pada 2045.
”Tak hanya masalah anggaran, tapi ada banyak hal yang harus diperhatikan agar produktivitas pendidikan dapat tercapai sesuai tujuan kita bersama,” kata pejabat eselon II A Pemprov Jatim itu.
Dia menambahkan, Malang Raya merupakan daerah di Jatim yang paling banyak lembaga pendidikannya.
Mulai sekolah hingga perguruan tinggi (PT) tersebar di berbagai lokasi.
”Ribuan sekolah mulai TK hingga perguruan tinggi. Oleh sebab itu, Malang Raya bisa menjadi kota pendidikan, sama seperti Jogjakarta,” terangnya.
Sebagai kota pendidikan, Aries mengatakan, interaksi antar sekolah maupun masyarakat begitu cepat.
Hal ini membuat banyak orang dari seluruh Indonesia menempuh pendidikan di Bumi Arema.
Dengan semakin banyaknya lembaga pendidikan di Malang Raya, Aries yakin semakin besar pula peluang untuk menjadikan Jawa Timur sebagai daerah pendidikan.
Dia berharap, hasil dari Malang sebagai kota pendidikan tak terbatas pada kuantitas.
Tapi juga kualitas.
”Saya berharap, SDM yang dihasilkan sekolah-sekolah di Malang Raya bisa bermanfaat untuk sekitar. Selain itu, siswa juga dapat beradaptasi dengan baik di dunia kerja nantinya,” pungkasnya. (sif/dan)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana